Wisuda 1.944 Taruna TNI-Polri, Panglima TNI Tekankan Pentingnya Pendidikan Integratif

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama Kepala Lembaga Diklat (Kalemdiklat) Polri Komjen Rudi Darmoko memimpin wisuda prajurit taruna Akademi TNI dan bhayangkara taruna Akademi Kepolisian (prabhatar) Tahun 2026 di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (8/10).
Sebanyak 1.944 taruna, terdiri dari 1.595 taruna Akademi TNI dan 349 bhayangkara taruna Akpol, mengikuti wisuda setelah menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan di Resimen Chandradimuka Akademi TNI, Magelang, selama dua bulan.
Baca Juga: Politeknik Angkatan Darat Raih Emas di Ajang National Science and Invention Fair 2026
Dalam amanatnya, Panglima TNI menekankan bahwa ancaman semakin kompleks, mulai dari konflik bersenjata, serangan siber, disinformasi, kejahatan lintas negara hingga bencana alam.
“Kondisi tersebut membutuhkan generasi TNI dan Polri yang adaptif, menguasai teknologi, serta mampu bergerak cepat dan terpadu,” kata Agus, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI, Sabtu (10/10).

Panglima TNI juga menekankan pentingnya pendidikan dasar integratif yang dijalani para taruna selama dua bulan, guna membentuk karakter dan kepemimpinan para taruna.
Agus menyebut, pendidikan integratif menjadi fondasi untuk membangun kemampuan tersebut sejak dini.
Baca Juga: Karya Bakti 2026, TNI Bangun Jalan Sepanjang 18 Kilometer di Pandeglang
“Pendidikan dasar integratif tidak hanya membentuk fisik dan keterampilan, tetapi juga cara berpikir, sikap, dan karakter sebagai calon pemimpin,” tutur Agus.
Setelah ini, para taruna akan menjalani pendidikan di masing-masing akademi selama tiga sampai empat tahun.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































