Wing Udara 2 Laksanakan Simulasi Peran Serangan Bahaya Udara

Jakarta, IDM - Komandan Wing Udara 2 Letkol Laut (P) Sahid Hamdani, memerintahkan pelaksanaan simulasi latihan peran bahaya udara dan kebakaran di area Markas Komando Wing Udara 2, Rabu (10/8).
Perintah latihan tersebut sebagai persiapan yang harus dilakukan, menjelang bulan Trisila TNI AL. Disimulasikan, Wing Udara 2 menghadapi serangan udara dari pesawat musuh tidak dikenal yang akan menghancurkan pangkalan.
Setelah sirine berbunyi, seluruh prajurit dengan sigap menempati pos masing-masing dan pesawat-pesawat segera dikeluarkan untuk diterbangkan ke tempat yang lebih aman. Kemudian, disusul peran penanggulangan kebakaran yang harus segera ditangani, karena berkaitan dengan material serta dokumen-dokumen penting.
Sahid berpesan kepada seluruh anggota agar memahami pos masing-masing dan sigap dalam menghadapi ancaman seperti serangan udara, terlebih terkait bahaya kebakaran karena bisa terjadi sewaktu-waktu dan di manapun. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































