Wing Day Remote Pilot, 20 Personel Dispenad Peroleh Sertifikasi FASI

Jakarta, IDM - Sebanyak 20 orang Remote Pilot Dinas Penerangan Angkatan Darat resmi menyandang brevet Remote Pilot (Pilot drone) bersertifikasi Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Kedua puluh Pilot Remote ini menambah jumlah personel Dispenad yang juga memiliki kualifikasi yang sama sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus saat upacara penyematan brevet Remote Pilot (Wing Day Remote Pilot) di Markas Satuan Angkutan Air Pusat Pembekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Satangair Pusbekangad), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (29/9/2020).
Disampaikan Kadispenad, dengan bertambahnya Remote Pilot yang dimiliki Dispenad, diharapkan mampu menjawab tantangan tugas dalam hal pembuatan video dan foto menggunakan drone dan memahami ragulasi penerbangan serta hal - hal lainnya yang berkaitan dengan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan.
“Dengan penyematan brevet Remote Pilot dari FASI ini kita berharap dapat menjawab tantangan ke depan dalam mendukung tugas-tugas Dinas penerangan Angkatan Darat dan memahami regulasi penerbangan serta faktor keamanan dan keselamatan penerbangan, “ ujar Kadispenad.
Untuk diketahui, kedua puluh Remote Pilot Dispenad ini telah menjalani pelatihan yang diberikan oleh Pusat Potensi Kedirgantaraan Angkatan Udara (Puspotdirga) untuk mendapatkan kualifikasi operator drone bersertifikat FASI.
“Ini merupakan kebanggaan bagi kalian semua sebagai pilot drone, kalian telah memiliki sertifikasi yang diakui oleh dunia. Jadikanlah ini sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan dalam fotografi dan videografi, “ imbuh Kadispenad.
Sementara itu dari perwakilan dari FASI James Timothy Kaunang yang juga merupakan salah satu Instruktur dari PB FASI menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan keduapuluh personel Dispenad yang telah memperoleh sertifikasi Pilot Remote. “Selamat kepada seluruh peserta pelatihan, dengan capaian ini diharapkan dapat mendukung tugas-tugas ke depan dan teruslah untuk mengembangkan kemampuan dengan banyak berlatih, “ tukasnya. (man/nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































