Wing Day, Puncak Keberhasilan Latihan Para Dasar Mandiri Divif 2 Kostrad

Jakarta, IDM – Divisi Infanteri 2 Kostrad resmi menutup rangkaian Latihan Para Dasar Mandiri Satuan Jajaran Divif 2 Kostrad dengan penuh kebanggaan di Daerah Latihan Grati, Jawa Timur.
Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan ini menjadi wujud komitmen Kostrad dalam membentuk prajurit lintas udara yang profesional, tangguh, dan siap digerakkan kapan pun negara memanggil.
Sebanyak 320 prajurit peterjun dari jajaran Divif 2 Kostrad mengikuti latihan yang disusun secara terencana dan bertahap, dengan mengedepankan faktor keamanan serta keselamatan.
Baca Juga: TNI Atasi Konflik, Kini Warga Kiwirok Bisa Rayakan Natal
Latihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pembinaan yang menguji ketahanan fisik, mental, serta naluri tempur prajurit.
Dalam pelaksanaannya, Latihan Para Dasar Mandiri menghadirkan sejumlah skenario menantang.
Para prajurit dilatih melaksanakan terjun dengan membawa perlengkapan tempur lengkap, yang menuntut kekuatan fisik, disiplin, dan kesiapan mental tinggi.
Selain itu, peserta juga menjalani terjun gunung hutan sebagai simulasi operasi di medan sulit, guna mengasah kemampuan navigasi dan adaptasi di alam terbuka.
Baca Juga: Satgas Kesehatan TNI Lakukan Pelayanan Medis dan Trauma Healing di Sumatra
Tantangan lain yang tak kalah berat adalah terjun malam. Latihan ini menitikberatkan pada kemampuan terjun senyap dalam kondisi minim cahaya, sehingga prajurit dituntut memiliki keberanian, ketepatan, serta koordinasi yang optimal.
Dalam sambutannya, Panglima Divif 2 Kostrad Mayjen TNI Susilo menegaskan bahwa Latihan Para Dasar Mandiri merupakan kemampuan dasar yang wajib dimiliki setiap prajurit Kostrad.
“Melalui latihan ini, diharapkan prajurit semakin profesional, disiplin, dan memiliki naluri tempur yang tinggi,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima, Senin (29/12). (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































