Warga Perbatasan Serahkan 6 Senpi Jenis Flintlock dan Springfield

Jakarta, IDM – Warga perbatasan RI-RDTL menyerahkan 6 senjata api (senpi) kepada Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonkav 6/Naga Karimata, Jumat, (23/8).
Dansatgas Yonkav 6/Naga Karimata Letkol Kav Ronald Tampubolon mengatakan senpi tersebut terdiri dari 4 pucuk senjata rakitan jenis Flintlock dan 2 pucuk senjata rakitan jenis Springfield.
Baca Juga: Kunker ke Malaysia, KSAU Bertemu Pimpinan RMAF dan Kunjungi No.8 Squadron AFB
"Penyerahan senjata api tersebut merupakan wujud nyata dari kedekatan Satgas Yonkav 6/Naga Karimata khususnya Mako Satgas dengan masyarakat di Noepesu," kata Ronald seperti dikutip keterangan Puspen TNI, Jumat.
Ia menjelaskan timnya aktif melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat lewat pemutaran Film "Senandung Lirih Bijol Ma He'o Dari Kaki Gunung Mutis". Di dalam film dijelaskan tentang bagaimana aturan kepemilikan Senjata Api ilegal yang dapat dikenakan sanksi pidana sesuai Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951.
Baca Juga: Program Pelatihan Unhan RI-Thales, Ada Komunikasi Rafale-Air C2 dan Perang Elektronik
"Senjata rakitan yang diserahkan merupakan peninggalan orang tua mereka yang sudah meninggal. Almarhum orang tua mereka merupakan pejuang Timor-Timur tahun 1999 dan selama ini hanya disimpan di dalam rumah sebagai peninggalan leluhur," kata Ronald.
Senjata-senjata tersebut selanjutnya akan diamankan di Mako Satgas Yonkav 6/Naga Karimata untuk kemudian diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































