Warga Perbatasan Kalimantan Serahkan Senpi Rakitan ke TNI

Jakarta, IDM – Warga berinisial PI dari Desa Batumajang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Selasa, (19/11) menyerahkan dua pucuk senjata laras panjang dan pendek serta tujuh butir munisi Kal 9mm kepada Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 8/SMG.
Letkol Czi Imam Subekti, Dansatgas Yonzipur 8/SMG, menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari pendekatan humanis yang dilakukan oleh anggota Satgas.
Baca Juga: Kapal Perang Australia HMAS Adelaide Berlabuh di Jakarta
"Kami selalu berusaha untuk membangun hubungan yang baik dengan warga setempat, dan hasilnya sangat positif," ujarnya dikutip keterangan dari Puspen TNI, Rabu, (20/11).
Ia memastikan selain fokus pada pengamanan, Satgas Pamtas juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial di wilayah perbatasan, seperti membantu pembangunan infrastruktur desa, memberikan bantuan medis, dan menyelenggarakan kegiatan pendidikan.
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat, Satgas Yonif 509 Bagikan Makanan di Sela Tugas Operasi
"Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya pendekatan humanis dan inklusif dalam menjaga keamanan di wilayah perbatasan. Kerjasama yang erat antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara," tutupnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































