Warga Palang Jalan Poros Wamena-Tolikara Akibat Sengketa Pemilu

Jakarta, IDM - Warga di Distrik Poganeri, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan melakukan pemalangan jalan. Akibatnya Satgas Yonif 721/Mks Pos Karubaga bersama Kodim, Polres dan Pemda Tolikara melaksanakan mediasi dengan tokoh masyarakat untuk membuka jalan yang di palang, Jumat (29/3).
Dilansir keterangan Puspen TNI, Sabtu, (30/3) Wadan Satgas Yonif 721/Mks Kapten Inf Senopati Yudho Prakoso mengatakan pemalangan jalan ini dilaksanakan oleh masyarakat setempat karena adanya kesalah pahaman terkait hasil pemilu yang dilaksanakan di Kabupaten Tolikara.
Baca Juga: KRI Teluk Banten-516 Angkut Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Bawean
"Kegiatan demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan RI dan PNG selalu dilaksanakan, salah satunya dengan melaksanakan mediasi kepada tokoh masyarakat Distrik Poganeri. Tokoh masyarakat merupakan kunci penting untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban diwilayah Tolikara karena Tokoh Masyarakat sangat dihargai dan dihormati," kata Wadan Satgas Yonif 721/Mks Kapten Inf Senopati Yudho Prakoso.

Kegiatan mediasi pembukaan jalan ini berlangsung tertib dan warga setempat mau menerima hasil negosiasi antara Pemda dan Warga Distrik Poganeri.
Bapak Marthen Kogoya selaku Pj Bupati Tolikara mengucapkam banyak terima kasih kepada Personel Satgas Yonif 721/Makkasau atas keterlibatan dalam mengamankan dan menjaga ketertiban di Kabupaten Tolikara.
Baca Juga: TNI AU dan RAAF Gelar Initial Planning Conference Jelang Latma Rajawali Ausindo 24
"Kami pemda Tolikara sangat berterima kasih kepada Satgas Yonif 721/Makkasau atas keterlibatannya dalam menjaga ketertiban serta mengamankan wilayah Kabupaten Tolikara selama bertugas, dengan kegiatan mediasi ini salah satunya sudah sangat membantu kami untuk melaksanakan komunikasi yang baik dengan Masyarakat", ungkapnya.
Pj Bupati Tolikara juga berharap agar kedepannya harus mengikut sertakan TNI setiap kegiatan yang berhubungan masyarakat, kehadiran pasukan TNI dalam berbagai kegiatan di daerah Tolikara tersebut membuat wilayah Tolikara menjadi kondusif, aman, tertib dan damai. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































