Warga Kondokwe Terima Bantuan Sembako dari Satgas Yonif 323 Kostrad

Jakarta, IDM – Komandan Satgas Yonif 323 Kostrad Letkol Inf Tri Wiratno mengatakan, perhatian Satgas kepada kebutuhan dasar masyarakat di wilayah penugasan adalah upaya meningkatkan hubungan antar para prajurit dan warga.
Hal tersebut disampaikan Tri usai Satgas Yonif Raider 323/Buaya Putih Kostrad membagikan paket sembako untuk warga Kampung Kondokwe, Distrik Mageabume.
Baca Juga: Pelaksanaan Keel Laying Frigate Merah Putih ke-2 Dijadwalkan Pada Maret 2025
Kegiatan pemberian paket sembako diberikan saat para prajurit Buaya Putih tengah melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan RI-PNG di wilayah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.
Oleh sebab itu, sejak penugasannya di Papua, para prajurit berusaha memanfaatkan waktu penugasan dengan sekaligus melaksanakan kegiatan-kegiatan teritorial yang bertujuan membantu kesulitan masyarakat di sekitarnya.
Baca Juga: Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-K Minusca Akan Bangun Jalan Hingga Jembatan di Afrika Tengah
“Para prajurit TNI mengunjungi dan menyapa warga Kampung Kondokwe dalam rangka komunikasi sosial,” ujar Tri dalam rilis yang diterima Jumat (15/11).
Melalui pemberian sembako ini, Panglima Habema Brigjen TNI Lucky Avianto berharap dapat membantu meringankan kebutuhan dasar untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































