Warga di Banten Sukarela Beri Lahan untuk Latihan Militer TNI AD

Jakarta, IDM – Momen istimewa tergambar saat Batalyon Infanteri 318/Adhirajasa Yudha (Yonif 318/AY) melaksanakan Latihan Taktis Tingkat Tim (Lattis) dengan metode Sistem Blok Gunung Hutan di wilayah Citorek, Kabupaten Lebak, Banten.
Pada saat itu warga Citorek dengan sukarela memberikan lahan dan akses untuk latihan ini.
Baca Juga: Prajurit Yonarmed 11 Olah Kembali Lahan Tidak Produktif di Perbatasan
Dilansir keterangan dari Pendivif I Kostrad, Senin (23/6) Komandan Batalyon Yonif 318/AY, Letkol Inf Agung Ariwibowo mengatakan latihan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar.

“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama masyarakat Citorek yang memungkinkan latihan ini terlaksana dengan baik dan aman,” kata Agung.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap semangat para prajurit yang terlibat.
Baca Juga: KRI Kapak-625 Gunakan Meriam dan Sistem Decoy untuk Hancurkan Target di Laut Maluku
“Saya sangat bangga dengan dedikasi tinggi yang ditunjukkan prajurit selama latihan. Ini merupakan bagian penting dalam membentuk kesiapsiagaan dan kemampuan taktis, khususnya bagi para komandan tim dalam menghadapi berbagai situasi di medan operasi,” ujarnya.
Latihan ini dirancang untuk mengasah kemampuan tempur para prajurit di medan berat dan kompleks yang menyerupai kondisi medan penugasan sesungguhnya. Lattis ini menjadi kelanjutan dari latihan sebelumnya di tingkat unit, dengan fokus utama pada peningkatan naluri tempur, kerja sama tim, serta kemampuan pengambilan keputusan taktis oleh komandan tim dan personel peleton. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































