HANKAM

Warga Bisa Naik Kapal Perang Rusia di Tanjung Priok 2 Oktober, Cek Jadwalnya

Kapal perang Angkatan Laut Rusia, RFS Marshal Shaposhnikov
Kapal perang Angkatan Laut Rusia, RFS Marshal Shaposhnikov (543), bersandar di Dermaga IKT Eks Presiden, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (30/9). (Foto: Dok. Kodaeral III)

Jakarta, IDM – Warga Jakarta dan sekitarnya bisa melihat langsung kapal perang Angkatan Laut Rusia, RFS Marshal Shaposhnikov (543), di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. TNI AL membuka tur keliling (open ship) secara gratis pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III Kolonel Laut (P) Arys Susanto membenarkan agenda tersebut. Masyarakat bisa datang langsung ke dermaga mulai pagi hari.

Baca Juga: Akhiri Misi di Kalimantan, Helikopter Chinook Jepang 40 Kali Lakukan Operasi Udara Padamkan Karhutla

"Untuk kapal Rusia mereka akan mengadakan open ship tour untuk TNI AL dan masyarakat umum pada Jumat, 2 Oktober, mulai pukul 10.00," kata Arys saat dikonfirmasi Indonesia Defense Magazine, Rabu (30/9).

Arys memastikan masyarakat tidak dipungut biaya alias gratis untuk masuk ke area kapal. Warga cukup menyesuaikan waktu kedatangan dengan jadwal yang ada.

Kapal jenis fregat berbobot 7.900 ton ini membawa sekitar 300 prajurit. Kunjungan ini menjadi momen perdana RFS Marshal Shaposhnikov ke Indonesia setelah selesai dimodernisasi dengan sistem rudal jelajah baru.

Saat tiba di Tanjung Priok, kedatangan kapal Rusia pimpinan Captain 1st Rank Merkulov Sergey Viktorovich ini disambut oleh Wakil Komandan Kodaeral III Brigjen TNI (Mar) Dian Suryansyah. Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov juga hadir langsung di lokasi.

Selain open ship, para anak buah kapal (ABK) Rusia bakal menggelar keliling kota (city tour) dan olahraga bersama prajurit TNI AL. RFS Marshal Shaposhnikov dijadwalkan bertahan di Jakarta hingga Minggu, 4 Oktober 2026.

Baca Juga: Disdikau Bahas Program Pendidikan TNI AU untuk Siapkan SDM Unggul

Sebelum bertolak pulang, TNI AL dan AL Rusia bakal menggelar latihan bersama di laut. Latihan ini meliputi manuver penghormatan (passex) dan uji komunikasi radio (commex).

Kunjungan RFS Marshal Shaposhnikov ini makin mempertegas keakraban diplomasi maritim antara TNI AL dan Angkatan Laut Rusia. Sebelum kapal bernomor lambung 543 ini datang, kapal perang Rusia lainnya dari kelas yang sama seperti RFS Admiral Panteleyev dan RFS Admiral Vinogradov sudah beberapa kali melakukan persinggahan (port visit) dan latihan bersama di perairan Indonesia.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.