Wamenhan Tinjau Persiapan Lanud Sultan Hasanuddin sebagai Pangkalan Utama TNI AU Indonesia Tengah

Jakarta, IDM – Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto meninjau kesiapan pembangunan infrastruktur strategis TNI Angkatan Udara di Pangkalan TNI AU (Lanud) Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (14/1).
Diketahui, Lanud Sultan Hasanuddin direncanakan sebagai pangkalan strategis wilayah Indonesia tengah.
Kunjungan kerja Wamenhan dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang disampaikan melalui Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, terkait pembangunan dan penguatan infrastruktur pangkalan udara.
Baca Juga: Peningkatan Status, Lanud Haluoleo Diproyeksi Menjadi Main Operating Base
Pembangunan Lanud Sultan Hasanuddin tersebut diarahkan untuk mendukung kesiapan dan kemampuan pertahanan udara nasional secara berkelanjutan, khususnya di wilayah strategis.
Usai menerima paparan terkait kondisi dan rencana pengembangan Lanud Sultan Hasanuddin sebagai salah satu pangkalan utama TNI AU di wilayah tengah Indonesia, Wamenhan Donny bersama rombongan berkesempatan meninjau langsung kesiapan area pembangunan infrastruktur Lanud Sultan Hasanuddin.

“Pembangunan dan penguatan infrastruktur pangkalan udara, merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah yang diarahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Pertahanan,” kata Donny, dikutip dari siaran pers Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin, Kamis (15/1).
Baca Juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan 25 Ton Timah Ilegal di Perairan Bangka
Sementara itu, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto menegaskan komitmennya untuk melaksanakan setiap arahan pimpinan secara terencana dan profesional guna mendukung kesiapan operasional TNI AU.
“Demi terciptanya postur pertahanan udara yang adaptif, modern, profesional, dan unggul, sehingga mampu merespons dinamika ancaman serta menjaga kedaulatan wilayah udara nasional,” kata Arifaini.
Dalam kunjungan tersebut, Wamenhan Donny didampingi Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo beserta para pejabat Kemhan RI dan Markas Besar TNI AU. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































