Wamenhan RI Terima Kunjungan Kehormatan Komandan PMPP TNI

Jakarta, IDM - Wakil Menteri Pertahanan M. Herindra, menerima kunjungan kehormatan Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Marsda Benedictus Benny K., S.H., MAvMGT., MAIR., di Kemhan, Jakarta. Jumat (08/10/21).
Komandan PMPP TNI dalam pertemuan ini menjelaskan mengenai kondisi terakhir serta kendala yang dihadapi Pasukan Pemelihara Perdamaian TNI yang saat ini berjumlah 2500 personel.
Komandan PMPP juga menjelaskan kepada Wamenhan bahwa dirinya dan tim akan berangkat ke New York Amerika Serikat untuk bertemu pejabat Peace Operation di UN Head Quarter. Masukan-masukan dari Wamenhan RI dalam pertemuan ini menjadi bahan yang akan disampaikan dalam pertemuan nanti.
Wamenhan RI berpesan kepada Komandan PMPP agar Personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Pemelihara Perdamaian dari Indonesia dan telah berpengalaman, untuk lebih banyak berkiprah di dunia Internasional sebagai negara penyumbang Pasukan Pemelihara Perdamaian yang cukup besar.
Hal ini menurut Wamenhan juga merupakan perhatian dari Menteri Pertahanan agar nama Indonesia semakin dikenal dan disegani.
Saat menerima Komandan PMPP TNI, Wamenhan RI didampingi Dirjen Strategi Pertahanan Kemhan Mayjen TNI Dr. rer. pol. Rodon Pedrason, M.A. Turut hadir mendampingi Komandan PMPP TNI Wadan PMPP Brigjen TNI Langlang Buana, Dirbinops Kolonel Arm Edwin Habel, Dirbinlog Kol Laut Akhmad Tarmizi, dan Dirkersin PMPP Kol Inf Herman Subagyo. (WAN)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































