Wakil KSAU: Panglima TNI Cup 2026 jadi Ajang Jaring Atlet Berprestasi

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakil KSAU) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi mengatakan, Lomba Menembak Panglima TNI Cup 2026 dapat menjadi sarana untuk menjaring atlet-atlet berprestasi.
"Seperti tadi amanat dari Panglima TNI yang saya bacakan, pertama tujuannya adalah menjaring atlet-atlet yang berprestasi, yang dapat menunjang pembinaan olahraga nasional," ujar Tedi usai membuka Lomba Menembak Panglima TNI Cup 2026 di Lapangan Tembak Djamsuri, Jakarta, Sabtu (12/9).
Baca Juga: Sebut Yonif TP Punya Karakteristik Sendiri, Menhan Sjafrie: Tidak Ada di Negara Lain
Ia menambahkan, penjaringan tersebut perlu diikuti dengan pembinaan agar potensi yang dimiliki atlet dapat terus berkembang. Dalam hal ini, TNI Angkatan Udara (TNI AU) memiliki klub menembak yang menjadi wadah bagi para prajurit untuk mengasah kemampuan melalui berbagai kejuaraan.
Menurut Tedi, kompetisi memberi kesempatan kepada para atlet untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman bertanding. Dengan demikian, mereka akan memiliki kemampuan serta mental yang semakin matang.

"Kita tentunya dalam membina itu continue. Di sini untuk menembak, kita ada klub tersendiri, sehingga prajurit-prajurit yang berprestasi akan rutin mengikuti turnamen-turnamen, open tournament. Dengan seringnya mengikuti open tournament, mentalnya akan semakin tangguh dan kemampuan menembaknya juga semakin bagus," kata Wakil KSAU.
Selain menjadi sarana penjaringan atlet, Tedi mengatakan Panglima TNI Cup juga mempertemukan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap olahraga menembak. Hal tersebut dapat memperluas jejaring sekaligus mendorong perkembangan olahraga tersebut.
Baca Juga: Dankodiklatau Tutup Selapa TNI AU, 273 Perwira Siap Hadapi Perkembangan Lingstra
"Yang tidak kalah penting, yang kedua adalah ajang silaturahmi. Jadi, di sini kita, baik itu antara pejabat TNI, kemudian dengan polisi, kemudian dengan masyarakat, dengan klub-klub menembak lainnya, kita bisa silaturahmi, berkomunikasi untuk meningkatkan prestasi menembak ini," ujar Tedi.
Dalam pelaksanaannya, Lomba Menembak Panglima TNI Cup 2026 diikuti oleh sekitar 800 peserta yang akan memperebutkan total hadiah mencapai Rp500 juta.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































