Wakil KSAL: Jika Negara Terancam, Marinir Berdiri Paling Depan!

Jakarta, IDM - Saat memimpin upacara HUT ke-77 Korps Marinir di Jakarta, Selasa (15/11), Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakil KSAL) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, menyebut Marinir akan berdiri paling depan jika negara sedang terancam.
"Tidak peduli nyawa yang menjadi taruhan, pajurit Korps Marinir pasti selalu hadir dan menjadi solusi ketika rakyat dan negara ini membutuhkan," ucap Heri, saat membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, dikutip dari keterangan Dispen Kormar.

Heri mengatakan, bangsa Indonesia tidak akan pernah melupakan pengabdian Marinir dalam mencegah penjajah untuk kembali berkuasa. Rakyat Indonesia tak mungkin ingkar dengan darma bakti prajurit KKO pada masa perjuangan Trikora, Dwikora, dan ketika negara harus menghadapi berbagai pengkhianatan dan pemberontakan.
"Maka sebagai garda negara yang terdepan, hal terbaik yang harus dilakukan adalah bersiap menghadapi segala kemungkinan, bahkan yang paling mengerikan," ujar Heri.

Sebelumnya, ribuan prajurit serta ratusan alat utama sistem persenjataan (alutsista) Pasmar 1 turut serta menyukseskan kegiatan upacara HUT ke-77 Korps Marinir yang dilaksanakan di lapangan apel Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta.
Baca: Koarmada II Gelar Latihan Pemantapan Pengetahuan Senjata Ranjau Smart Mine EM-12
Dalam upacara tersebut, dilakukan berbagai macam demonstrasi prajurit dan alutsista Pasmar 1, seperti defile pasukan dan alutsista, kolone senjata, marine warrior, karate dan terjun payung. Selain itu, masyarakat umum yang datang untuk menyaksikan, bisa menaiki kendaran tempur (ranpur) Marinir yang mengitari Kesatrian Marinir Hartono. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































