HANKAM

Wakil KSAL Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Laut di Forum Kanada

Erwin S Aldedharma
Wakil KSAL Laksamana Madya Erwin S Aldedharma menghadiri forum maritim internasional di Kanada, yang berlangsung selama 13-16 Oktober. (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – TNI AL kembali memanfaatkan forum maritim internasional untuk memperkuat kerja sama strategis. Kali ini melalui kehadiran Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya Erwin S Aldedharma di Kanada.

Erwin hadir dalam International Chiefs of Navy Visit to Halifax, pada 13-16 Oktober, di Nova Scotia. Forum ini digelar Angkatan Laut Kanada (Royal Canadian Navy) dan dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya Angus Topshee.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul, menyebutkan forum ini menjadi ajang strategis yang mempertemukan para pemimpin angkatan laut dari berbagai negara.

Baca Juga: Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Meneguhkan Pertahanan Nasional yang Kuat, Mandiri, dan Bermartabat

"Tujuannya untuk memperkuat kerja sama maritim internasional, terutama di tengah dinamika dan tantangan geopolitik global yang terus berkembang," ujarnya, dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (20/10).

Beberapa pejabat tinggi angkatan laut negara sahabat yang hadir, antara lain Kepala Staf Angkatan Laut Pakistan Laksamana Naveed Ashraf; Kepala Staf Angkatan Laut Australia Laksamana Madya Mark Hammond; Kepala Staf Angkatan Laut Norwegia Laksamana Mda Oliver Berdal; serta Kepala Staf Angkatan Laut Selandia Baru Laksamana Muda Garin Golding.

Erwin S Aldedharma
(Foto: Dok. TNI AL)

Di sela-sela forum internasional tersebut, Erwin juga berkesempatan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah kepala staf angkatan laut negara mitra untuk membahas penguatan kerja sama pertahanan laut.

Baca Juga: Sosok Jenderal-Jenderal Tangguh Asal Sulawesi Selatan, dari Ajudan Jokowi hingga jadi Gubernur

"Termasuk peningkatan interoperabilitas, pertukaran personel, latihan bersama, dan kerja sama dalam penanggulangan kejahatan lintas negara di laut," jelas Tunggul.

Forum juga menggelar diskusi panel bertema “Alliances and Partnership: Working Across Shifting Geopolitics” yang menekankan pentingnya aliansi dan kemitraan internasional untuk keamanan laut global.

"Kehadiran wakil KSAL menunjukkan komitmen TNI AL dalam diplomasi pertahanan Indonesia. Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kerja sama internasional dan menjaga stabilitas maritim," pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.