Wakil KSAD Pimpin Wisuda 210 Perwira Lulusan Magister Terapan Militer Operasi Darat

Jakarta, IDM – Usai menempuh pendidikan selama 40 minggu, sebanyak 210 perwira yang telah menyelesaikan program studi magister terapan militer operasi darat Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) melaksanakan prosesi wisuda.
Acara yang diawali dengan yang sidang senat terbuka tersebut dipimpin oleh Wakil KSAD Letjen TNI Tandyo Budi di gedung Prof. Dr. Satrio, Seskoad, Bandung (26/11).
Dalam sambutannya, Tandyo memberikan apresiasi kepada para wisudawan atas dedikasi mereka dalam menyelesaikan program ini. Gelar magister terapan militer operasi darat yang diraih para wisudawan, menurutnya, menjadi bukti kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan akademik dan profesional selama pendidikan.
Baca Juga: Wakil KSAL Sematkan Brevet Terjun Bebas kepada 27 Prajurit Kowal
Ia juga berharap para wisudawan dapat menjadi agent of change dan agent of knowledge yang membawa wawasan strategis untuk menjawab tantangan masa depan.
“Melalui pendidikan selama 40 minggu, para wisudawan telah dibekali dengan ilmu, keterampilan, dan wawasan yang dibutuhkan untuk memimpin, menganalisis, serta mengelola tugas-tugas strategis dalam pertahanan darat. Keberhasilan ini merupakan tonggak sejarah, sekaligus awal perjalanan kalian sebagai pemimpin masa depan yang akan membawa perubahan di satuan masing-masing,” ungkap Wakasad.
Dari total 210 wisudawan, sebanyak 179 perwira berasal dari TNI AD, empat perwira dari TNI AL, empat perwira dari TNI AU, satu perwira dari Polri, serta 12 lainnya adalah perwira siswa dari mancanegara. Para lulusan ini diharapkan menjadi kekuatan strategis yang mampu berkontribusi secara optimal dalam mendukung pertahanan dan keamanan nasional.
Baca Juga: Kolinlamil Siapkan Prajurit untuk Pengamanan Pilkada 2024 di Jakarta Utara
Sementara itu, dalam sidang senat terbuka, Mayor Inf Jeremiah Sesa Pandjaitan mendapat predikat wisudawan terbaik sekaligus peraih tesis terbaik.
Dalam karya ilmiahnya yang berjudul “Strategi Perang Gerilya TNI AD Masa Depan Guna Menanggulangi Potensi Ancaman Militer dalam Menghadapi Perkembangan Lingkungan Strategis Global”, ia menyoroti pentingnya kesiapan TNI AD menghadapi tantangan global.
Selain itu, penghargaan Cum Laude diberikan kepada sembilan perwira siswa atas prestasi akademik luar biasa mereka. (nhn)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































