Wakil KSAD: Pelanggaran Prajurit Cermin Kualitas Kepemimpinan Komandan Satuan

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD), Letjen TNI Mohammad Saleh Mustafa menyoroti pentingnya peran komandan satuan dalam membina disiplin prajurit. Menurutnya, kualitas kepemimpinan akan tercermin dari kondisi dan perilaku anggota di satuan.
“Bila terjadi pelanggaran oleh prajurit, hal tersebut mencerminkan kualitas kepemimpinan komandan satuan,” kata Mustafa saat pengarahan tahap IV kepada Komandan Batalion (Danyon) dan Wakil Komandan (Wadan) Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Mabesad, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Sertijab Pimpinan Balakpus, Kapuspen TNI Kini Dijabat Brigjen Muhammad Nas
Lebih lanjut Mustafa menekankan pentingnya kepemimpinan lapangan yang visioner, humanis, dan mampu mengintegrasikan kemampuan tempur dengan fungsi teritorial guna mendukung percepatan pembangunan nasional serta penguatan ketahanan wilayah.
Ia mengatakan bahwa pembentukan Yon TP merupakan bagian dari transformasi TNI AD dalam mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto, sehingga TNI AD tidak hanya memiliki kemampuan tempur yang profesional, tetapi juga mampu mendukung pembangunan daerah, pemberdayaan masyarakat, dan penanganan berbagai potensi kerawanan wilayah.
Ke depan katanya tantangan tugas akan semakin kompleks, sehingga para calon pimpinan satuan dituntut memiliki kemampuan berpikir strategis, penguasaan teknologi, serta kepekaan terhadap dinamika sosial di tengah masyarakat.
Maka dari itu, para komandan satuan dapat memberikan ruang kepada prajurit untuk mengembangkan kemampuan dan mengapresiasi setiap kontribusi positif yang diberikan anggota.
Baca Juga: KSAU Soroti Pentingnya Generasi Penerus yang Profesional dan Adaptif Hadapi Tantangan Udara Modern
“Sekecil apa pun kontribusi positif prajurit harus dihargai karena itu akan membangun semangat dan loyalitas anggota terhadap satuan,” pungkas Mustafa.
Untuk diketahui kegiatan pengarahan tersebut juga menjadi sarana memperkuat pemahaman para calon Danyon dan Wadanyon terkait pembinaan personel, pembinaan kemampuan satuan, serta upaya membangun jiwa korsa prajurit yang positif melalui berbagai kegiatan pembinaan di tingkat satuan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































