Wakil KSAD dan Jenderal Angkatan Darat Singapura Bicara Soal Pembangunan Daerah Latihan Bersama

Jakarta, IDM – Dalam rangka Army Executive Meeting, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD) Letjen TNI Tandyo Budi menerima kunjungan Chief of Staff (General Staff) Singapore Army, Brigadier General Tan Cheng Kwee di Mabesad, Jakarta, Selasa (25/2).
Tandyo menyebut, Army Executive Meeting mencerminkan komitmen Indonesia-Singapura dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di angkatan darat masing-masing negara.
Baca Juga: Prajurit Danyonif 2 Marinir Terima Pembekalan Jelang Misi Perdamaian
Selain itu, mengenai rencana pembangunan daerah latihan bersama, perlu dilakukan perencanaan yang matang, terarah, dan berkelanjutan serta dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku.
“TNI AD pada intinya akan mendukung segala keputusan yang dibuat oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertahanan,” ujar Tandyo.
Baca Juga: Kapal Perang Indonesia Latihan dengan Fregat Mogami Jepang di Laut Banda
Tandyo yakin bahwa pertemuan ini akan memperkuat hubungan serta membuka peluang kolaborasi strategis di masa yang akan datang.
Pertemuan tersebut juga turut membahas penguatan kerja sama militer antara TNI AD dan Angkatan Darat Singapura, termasuk evaluasi latihan bersama, hingga pertukaran keahlian (Subject Matter Expert Exchange). (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































