Wakil KSAD Dampingi Panglima TNI Resmikan Program Ketahanan Pangan dan Jembatan Gantung Merah Putih

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letjen TNI Tandyo Budi mendampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam acara peresmian Padi Sinar Mentari dan jembatan gantung Merah Putih di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (19/12).
Kegiatan program ketahanan pangan yang turut dihadiri oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman tersebut berfokus pada penanaman padi varietas unggul dengan menggunakan metode legowo super TNI.
Baca Juga: TNI AL Kerja Sama dengan Pemda untuk Gelar Makan Bergizi Gratis
Dalam rilis yang diterima Jumat (20/12) dijelaskan bahwa pola jajar Legowo mengacu pada jarak antar tanaman 25 cm dan baris tanam 15 cm, serta jarak legowo 50 cm. Sehingga satu hektar lahan bisa ditanami hingga 260.000 titik padi. 100 ribu tanaman lebih produktif jika dibandingkan metode ubinan yang berjarak 25x25 cm dan hanya bisa menghasilkan 160.000 titik padi per hektar.
Selain itu, diresmikan pula jembatan gantung Merah Putih 9 yang menghubungkan Desa Tegalsari Timur, Kecamatan Ampelgading, dengan Desa Karangbrai, Kecamatan Bodeh, Pemalang.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi atas inovasi TNI dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui varietas padi Sinar Mentari.
“TNI luar biasa, benar-benar PRIMA dan sangat inovatif. Dengan benih baru ini, hasil panen bisa mencapai 8 hingga 16 ton per hektar,” ungkapnya.
Baca Juga: Dukung Program Makan Bergizi Gratis, TNI AL Targetkan 96 Titik di Indonesia
Selain program ketahanan pangan, peresmian jembatan gantung diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas warga, baik untuk distribusi hasil pertanian maupun mendukung kegiatan ekonomi lokal seperti UMKM.
Jembatan ini juga menjadi simbol nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. (nhn)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































