HANKAM

Wakil KSAD Berikan Pembekalan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut

Wakil KSAD Berikan Pembekalan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut
(Dok Dispenad)

Jakarta, IDM - Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD) Letjen TNI Agus Subiyanto memberikan pembekalan “Kepemimpinan Militer dan Perang Masa Depan” kepada 173 Perwira Siswa (Pasis) Dikreg Seskoal Angkatan 60 di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Jakarta, Senin (24/10).

Dalam pembekalannya, Agus menyampaikan bahwa perang masa depan akan lebih kompleks, tidak stabil, dan lebih mematikan dari sifat perang konvensional sebelumnya serta sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dengan arus informasi yang sangat cepat dan semakin detail.

“Ke depan, sistem jaringan memungkinkan prajurit dan pasukan untuk bermanuver serta mengetahui lokasi lebih akurat,” ucap Mantan Pangdam Siliwangi ini.

Menurutnya, sebagian besar komando pertempuran secara inheren bersifat intelektual, oleh karenanya setiap prajurit harus memiliki kemampuan mengubah data menjadi informasi dan harus dilakukan dengan cepat. Sifat daya juang atau ketahanan mental dan komponen intelektual pertempuran akan menjadi penting dalam menghadapi perang masa depan. Selanjutnya prinsip-prinsip dasar menjadi kunci kesuksesan dan pedoman oleh setiap pemimpin militer untuk memenangkan pertempuran.

“Kesuksesan seorang Komandan di dalam dan di luar medan perang tergantung pada kemampuannya untuk beroperasi sesuai dengan Sembilan Prinsip Dasar, yaitu inisiatif, kemahiran, kecerdasan, pengambilan keputusan, empati, intuisi, fleksibel, integritas dan adaptif,” jelasnya.

Di akhir pembekalannya, Agus memberikan motivasi kepada para Pasis Dikreg Seskoal sebagai seorang pemimpin yaitu, meniatkan jabatan sebagai ibadah, menyadari jabatan atas kehendak Tuhan dan sebaik-baik pemimpin adalah yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Menjadi pribadi yang bermanfaat adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh seorang Perwira. Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan sebagai pemimpin dengan sebaik-baiknya untuk berbuat kebaikan dan mendapatkan Rahmat-Nya,” pungkasnya. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.