Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Lakukan Pengecekan Kesiapan Operasi Tim Taipur Kostrad

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Mayor Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan pengecekan sekaligus memeriksa kesiapan operasi (Riksiapops) Satgas Tim Taipur Batalyon Satria Sandi Yudha Kostrad yang akan melaksanakan tugas operasi Pamtas RI-PNG Kewilayahan di wilayah Papua, di Kompi Taipur Batalyon Satria Sandi Yudha Kostrad Cilodong, Depok, Selasa (15/2).
Pada kesempatan tersebut, Agus didampingi oleh Asisten Operasi KSAD (Asops KSAD) Mayjen TNI Ainur Rahman, Kaskostrad Mayjen TNI Nur Rahmat, Kasdiv 1 Kostrad Mayjen TNI Anton T, Asintel Kaskostrad Brigjen TNI Imam Sampurno, Asops Kaskostrad Brigjen TNI Primadi S, dan Aslog Kaskostrad Brigjen TNI Piek Budiarto untuk mengecek semua perlengkapan yang akan dibawa bertugas ke daerah operasi meliputi kelengkapan perorangan, senjata, alat komunikasi dan alat kesehatan termasuk memeriksa pasukan.

Agus berpesan kepada seluruh prajurit yang akan berangkat untuk tetap waspada dan jangan lengah selama di medan operasi.
“Kalian harus lebih waspada dan jangan lengah. Pahami waktu-waktu krusial saat berjaga. Laporkan setiap perkembangan situasi kepada Danyon agar semua keperluan kalian termonitor,” ujarnya.

Mantan Pangdam III/Siliwangi ini juga menyampaikan bahwa tugas adalah kehormatan. Untuk itu seluruh prajurit agar melaksanakan tugas operasi ini dengan baik, dan menghindari sekecil apapun pelanggaran serta selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa setiap melaksanakan tugas.
“Patuhi protap yang telah ditetapkan dalam operasi. Munculkan kreativitas dan inovasi yang kalian miliki untuk membantu warga di sana (daerah operasi). Dengan demikian kalian akan terhindar dari pelanggaran dan kejenuhan,” tegas Agus.

Tidak lupa Agus menekankan kepada prajurit Satgas untuk bisa melakukan tugas pembinaan teritorial dan komunikasi sosial dengan warga.
“Prajurit Satgas harus bisa merebut hati rakyat, tumbuhkan jiwa Nasionalisme serta rasa cinta terhadap NKRI,” pungkasnya. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































