Wakasau Beri Arahan kepada Siswa KKRI Calon Penerbang TNI AU, Tekankan Kesiapan Diri dan Disiplin

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi berpesan agar 22 siswa Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) dapat senantiasa menjaga disiplin serta menyiapkan diri mereka selama menempuh pendidikan.
Pesan tersebut disampaikan Wakasau saat memberi pengarahan kepada puluhan siswa tersebut di SMK 1 Angkasa Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (9/3).
“Kecerdasan saja tidak cukup. Disiplin, kerendahan hati, serta kesiapan dalam menjalani setiap proses pendidikan merupakan sikap yang wajib dimiliki oleh setiap calon penerbang,” pesan Marsdya TNI Tedi dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Sealsa (10/3).
Baca Juga: Koops Habema Bertransformasi jadi Koops TNI Papua, Dipimpin Mayjen Ahmad Fikri
Puluhan siswa tersebut tergabung dalam Program Beasiswa dan Akselerasi KKRI Calon Penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU) Tahun Anggaran 2026/2027.

Mereka merupakan generasi penerus bangsa yang dipersiapkan oleh TNI AU untuk menjadi penerbang melalui program yang digagas oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.
Setelah merampungkan program beasiswa dan akselerasi, mereka kemudian akan mengikuti tahapan seleksi untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Udara.
Baca Juga: Antisipasi Ancaman Geopolitik, TNI AL Sisir Perairan Kalbar Kawal Objek Vital
Melalui program pembinaan sejak usia sekolah ini, TNI Angkatan Udara berkomitmen untuk menjaring calon penerbang terbaik bangsa sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang unggul serta siap dalam menghadapi tantangan tugas di masa depan.
Setelah memberi pembekalan kepada para siswa, Wakasau kemudian berdiskusi dengan para guru serta tenaga pengajar di SMK Angkasa 1. Tedi berpesan agar mereka dapat terus memberi pembinaan, bimbingan, serta motivasi kepada para siswa agar mereka dapat berkembang secara optimal, baik dari sisi akademik, karakter, maupun fisik. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































