HANKAM

Wakasal Lepas Pelayaran Kartika Jala Krida KRI Bima Suci

Wakasal Lepas Pelayaran Kartika Jala Krida KRI Bima Suci
KRI Bima Suci akan melakukan pelayaran KJK selama 91 hari. (Dispenal)

Jakarta, IDM - Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, melepas keberangkatan kapal latih TNI AL KRI Bima Suci dalam rangka pelaksanaan pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) Taruna AAL Angkatan ke-69, di Dermaga Madura, Surabaya, Selasa (19/7).

Satuan Tugas (Satgas) KJK yang dipimpin Dansatgas sekaligus Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) M. Sati Lubis ini membawa 208 orang, terdiri dari 92 anak buah kapal (ABK), 102 taruna AAL, dan 14 orang staf. Pelayaran akan berlangsung selama 91 hari dengan menempuh jarak 11.122 mil laut serta direncanakan tiba kembali di Indonesia pada 18 Oktober 2022.

Selama pelayaran 91 hari, KRI Bima Suci akan singgah di Malaysia, Singapura dan kota-kota di Australia. Seluruh personel dan taruna AAL akan melaksanakan kunjungan kehormatan ke pejabat setempat sekaligus mempromosikan wisata dan kebudayaan Indonesia terhadap masyarakat setempat yang disinggahi.

"Pelayaran KJK dimaksudkan menjadi duta negara dalam menjalankan peran diplomasi untuk menambah wawasan pergaulan internasional serta kondisi sosial masyarakat tempat yang disinggahi," kata Heri, dikutip dari keterangan resmi Dispenal, Rabu (20/7).

Kegiatan pelayaran KJK juga mempraktikkan semua pelajaran yang didapatkan di kampus Bumimoro AAL dengan keadaan di laut sebagai medan juang prajurit TNI AL.

"Latek ini juga membentuk karakter prajurit matra laut dan mental kejuangan para taruna AAL sebagai calon perwira TNI AL yang bermoral, disiplin, profesional dan bertanggung jawab," ucap Heri.

Program latihan pelayaran juga wujud peran diplomasi TNI AL dalam menunjukkan bangsa Indonesia adalah bangsa bahari berwawasan maritim ke dunia internasional. Hal ini sekaligus untuk membuktikan, TNI AL terus berkembang dalam memupuk kemampuan dan kesiapannya, khususnya dalam rangka membangun TNI AL yang handal dan disegani. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.