Wakasal Kantongi Gelar ‘Witjaksono Noto Segoro’ dari Kesultanan Keraton Sumenep

Jakarta, IDM - Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono dianugerahi sebagai warga kehormatan keluarga besar sesepuh Kesultanan Keraton Sumenep, atas pengabdian dan pengayoman TNI AL di wilayah Madura. Penganugerahan gelar dilakukan di Base Ops Pangkalan Udara TNI AL, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/7).
Laksamana bintang tiga ini, menerima gelar ‘Witjaksono Noto Segoro’ melalui prosesi adat dengan mendapatkan piagam kehormatan dari sesepuh Kesultanan Keraton Sumenep Raden Panji Muchtar Atmokusumo. Penyerahan piagam dirangkai dengan pemasangan odheng, selendang, dan pin sebagai pengikat lahir batin. Kemudian, pemberian keris pusaka serta lambang Kesultanan Ketaton Sumenep.
“Ini menjadi kebanggaan bagi saya dan keluarga serta tentunya bagi TNI AL,” kata Heri dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/7).
Heri menyebutkan, wilayah Madura mempunyai semangat kemaritiman yang sama dengan TNI AL. “Kita ketahui bersama Sumenep merupakan wilayah yang ada di pesisir Madura sehingga tentunya memiliki semangat kemaritiman yang sama dengan TNI AL,” terangnya.
Sebelumnya, Kesultanan Karaton Sumenep juga menganugerahkan gelar kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono yang bergelar ‘Djojo Noto Segoro’.
TNI AL memandang Sumenep memiliki posisi dan potensi yang strategis. Oleh karena itu, TNI AL saat ini tengah merencanakan pemindahan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) dari Batu Poron di wilayah Bangkalan ke wilayah Sumenep Madura. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































