HANKAM

Wadankodiklat TNI Buka Latihan Koopsudnas Kosek II, Tekankan Interoperabilitas dan Penegakan Hukum

Wadankodiklat TNI Marsda Bambang Gunarto
Wadankodiklat TNI Marsda Bambang Gunarto membuka Latihan Kesiapsiagaan Operasional Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) 2025. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Wakil Komando Kodiklat TNI Marsda Bambang Gunarto mewakili Panglima TNI membuka Latihan Kesiapsiagaan Operasional Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) TA 2025 yang digelar di Komando Sektor II Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (17/11).

Dalam taklimat Panglima TNI yang dibacakan Bambang Gunarto, menyatakan bahwa latihan ini memiliki fungsi strategis dalam meningkatkan interoperabilitas dan kemampuan unsur-unsur operasi penegakan hukum dan pengamanan wilayah udara (Opsgakkumpamwilud) di seluruh wilayah NKRI, khususnya di wilayah Kosek II.

Baca Juga: Puluhan Prajurit Kapal Perang Dilatih Kuasai Radar Navigasi, Koarmada II Tekankan Penguasaan Teknologi

“Latihan ini bertujuan menguji kesiapan operasional dan kemampuan satuan dalam melaksanakan rangkaian prosedur deteksi, identifikasi, shadowing atau escorting, hingga pelaksanaan force landing terhadap target pelanggaran wilayah udara,” kata Bambang, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI, Selasa (18/11).

Selain itu, latihan juga diharapkan mampu meningkatkan kompetensi prajurit serta penyelarasan prosedur antarsatuan dalam pelaksanaan operasi penegakan hukum dan pengamanan wilayah udara (Opsgakkumpamwilud).

Bambang juga menekankan agar menjalankan latihan sesuai perencanaan dengan selalu mengutamakan keamanan guna mewujudkan zero accident.

Sementara itu, kepada para pelaku, diarahkan untuk mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh, menjaga keamanan personel dan materiil, serta tidak ragu memberikan masukan demi peningkatan pelaksanaan latihan pada masa mendatang.

Baca Juga: Air Staff Talks Perdana, TNI AU-Angkatan Udara China Soroti Beragam Peluang Kerja Sama

Latihan digelar selama lima hari, mulai tanggal 17 hingga 21 November 2025.

“Latihan ini merupakan wujud komitmen TNI dalam memastikan kemampuan menangkal, menindak, dan memulihkan setiap ancaman terhadap keutuhan wilayah udara NKRI,” tulis siaran pers Puspen TNI. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.