Wadan PMPP TNI Cek Kesiapan Operasi Satgas Hospital Level II Konga UNIFIL

Jakarta, IDM – Wakil Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Brgijen Dody Muhtar Taufik memeriksa kesiapan operasi Satgas Hospital Level II Konga UNIFIL di Sentul, Bogor, Selasa (24/12).
Mengutip keterangan pmpp-tni.mil.id, Kamis (26/12), pemeriksaan yang dilakukan kepada puluhan personel itu digelar menjelang keberangkatan Satgas menuju Lebanon.
Baca Juga: Dukung Program Pemerintah, Unit Pelayanan Makan Bergizi Gratis Lanud Abd Saleh Siap Beroperasi
"Acara ini menjadi momentum penting dalam rangka memastikan kesiapan 22 personel beserta perlengkapanya untuk melaksanakan tugas negara yang sangat mulia yaitu menjaga perdamaian dunia dibawah bendera Pasukan Bangsa Bangsa (PBB) di Lebanon," tulis keterangan resmi tersebut.
Adapun perlengkapan yang diperiksa mencakup kebutuhan Satgas dan kebutuhan pribadi untuk menunjang tugas. Dody menyebut keberangkatan Satgas Hospital Level II TNI Konga UNIFIL merupakan tugas yang istimewa.
Baca Juga: Tinjau Revitalisasi Muspusdirla, Kadispenau: Museum Dapat Tampil Lebih Modern dan Menarik
Ia berharap para personel dapat membawa nama baik negara dan TNI di kancah internasional. "Hormati budaya setempat, hindari pelanggaran, pahami setiap aturan pelibatan dan prosedur tetap lainnya," tuturnya.
Situasi Lebanon yang berbatasan dengan Israel tercatat belum kondusif, kendati gencatan senjata sedang berlangsung. Dody mengatakan peran personel medis sangat dibutuhkan oleh korban terdampak konflik, terutama di wilayah Lebanon Selatan. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































