HANKAM

Viral, Dandim 0502 Jakarta Utara Hukum Diri Sendiri Gara-gara Terlambat

Dandim 0502 Jakarta Utara
Aksi push up dilakukan Komandan Kodim (Dandim) 0502 Jakarta Utara, Kolonel Frega Wenas yang viral di media sosial. (Foto: Instagram @infokomando.official)

Jakarta, IDM - Aksi Komandan Kodim (Dandim) 0502 Jakarta Utara, Kolonel Frega Wenas menghukum diri sendiri dengan melakukan push up di depan prajurit usai memimpin apel pagi, Jumat, (17/2) kemarin viral di media sosial.

Foto dan video Frega menghukum diri ini banyak beredar di media sosial.

Frega mengatakan dirinya terjebak macet sehingga telat tiba di Kodim Jakut untuk memimpin apel.

"Tapi tadi pagi force majeur, agak sedikit terlambat karena macet banget, 15 menit terlambat. Makanya saya push up 25 kali," kata Frega seperti dikutip dari detik, Sabtu, (18/2).

Dia mengatakan sedianya apel dimulai pukul 07.00 WIB. Selain apel, dia mengatakan pagi tadi ada peresmian renovasi gedung Makodim Jakut.
Hukuman push up itu dilakukannya agar menjadi contoh disiplin. Dia ingin konsisten terhadap aturan yang berlaku dan memberikan teladan yang baik.

"Agar anggota prajurit saya melihat bahwa saya punya integritas, tidak hanya marah kepada anggota ketika mereka terlambat tapi ketika saya pun melakukan kesalahan yang sama saya bertanggung jawab menerima ganjaran berupa push up," katanya.

Dia mengatakan upacara dan acara peresmian berjalan lancar. Namun, dia juga mendapati ada anggota yang melakukan gerakan yang salah dalam upacara.

Baca: Ukraina Klaim Rusia Menggunakan ‘Decoy Missiles’

Frega juga memberi hukuman push up kepada anggota yang salah. Dia mengatakan hukuman tersebut sebagai bahan koreksi atas kesalahan yang dibuat.

"Kebetulan tadi pas upacara ada gerakan yang salah. Jadi selain saya push up, saya menunjukkan koreksi. Ini jangan terulang lagi. Tapi karena tadi saya juga terlambat, saya push up juga 25 kali. Jadi fair, anggota saya juga tadi 10 orang push up," kata dia.(rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.