HANKAM

Vanahan Gesit 2026, Grup 1 Angkut Tingkatkan Kesiapan Operasional dalam OMP dan OMSP

Pesawat
Pesawat yang dikerahkan oleh Grup 1 Angkut dalam Latihan Vanahan Gesit 2026. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Jajaran Grup 1 Angkut terus memperkuat kesiapan operasionalnya dalam mengadapi berbagai spektrum tugas, baik dalam operasi militer perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Latihan Vanahan Gesit 2026 yang berlangsung pada 27 April – 5 Mei 2026.

Komandan Grup 1 Angkut Marsma TNI Ali Gusman menegaskan bahwa kemampuan yang dilatih dalam Latihan Vanahan Gesit 2026 dirancang agar adaptif serta aplikatif dalam berbagai situasi.

Baca Juga: Mengenal Satgas Teritorial Koops TNI Habema, Ini Fungsinya

“Kemampuan yang dilatihkan dalam latihan ini dirancang agar dapat diaplikasikan secara fleksibel, baik dalam konteks operasi tempur maupun tugas-tugas kemanusiaan, seperti bantuan bencana, evakuasi medis, dan operasi pencarian dan pertolongan,” jelas Ali dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Rabu (6/5).

Latihan tersebut bukan sekadar agenda rutin, tetapi dirancang sebagai sarana untuk meningkatkan profesionalisme serta interoperabilitas antarsatuan.

Grup 1 Angkut
Grup 1 Angkut menggelar Latihan Vanahan Gesit 2026 sebagai upaya untuk meningkatkan kesiapan operasional. (Foto: Dok. Dispenau)

Melalui skenario yang realistis, Grup 1 Angkut berupaya mengasah kemampuan para personelnya dalam menghadapi dinamika operasi udara modern, yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan koordinasi yang solid.

Baca Juga: Danpussenarmed Cek Kesiapan Operasional Satuan Yonarmed 11 Kostrad

Untuk itu, pola latihan disusun dengan menggunakan pendekatan mission oriented training, yakni berbasis pada skenario misi yang disesuaikan dengan tuntutan tugas operasi udara.

Dalam pelaksanaannya, para pelaku latihan, khususnya perwira penerbang, tidak hanya dituntut untuk menguasai aspek teknis penerbangan, tetapi juga diuji dalam kemampuan perencanaan dan pengendalian misi sebagai mission commander melalui mekanisme mission planning. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.