Validasi Organisasi TNI: Sekretaris Presiden Kini Dijabat Jenderal Bintang Tiga

Jakarta, IDM – Validasi organisasi terjadi pada jabatan Sekretaris Presiden, yang semula adalah Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres).
Validasi organisasi itu termaktub dalam surat keputusan Panglima TNI mengenai mutasi dan promosi perwira tinggi (pati) pada Maret 2026. Posisi Sespres RI mengalami peningkatan status dan dijabat perwira tinggi (pati) TNI bintang tiga.
Baca Juga: Koki Andal KRI Banda Aceh-593, Masak untuk Ribuan Pemudik dengan Cita Rasa yang Nikmat
Semula, jabatan diemban Mayor Jenderal Ariyo Windutomo. Kini, Aryo mendapat kenaikan pangkat menjadi Letnan Jenderal.
Upacara kenaikan pangkat (kenkat) digelar di Aula Gatot Subroto, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (16/3).
Total, kenkat diberikan kepada 54 perwira tinggi TNI yang terdiri atas 28 perwira tinggi TNI Angkatan Darat, 12 perwira tinggi TNI Angkatan Laut, dan 14 perwira tinggi TNI Angkatan Udara.
Baca Juga: TNI Ungkap 4 Prajurit Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
“Kenaikan pangkat bagi perwira tinggi TNI tidak hanya merupakan bentuk penghargaan atas prestasi dan pengabdian, tetapi juga amanah serta tanggung jawab yang lebih besar dalam mengemban tugas strategis pertahanan negara,” tulis siaran pers Pusat Penerangan TNI.
Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat profesionalisme, soliditas, dan komitmen TNI dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































