HANKAM

Usai Tinjau Batalion Teritorial Pembangunan Aceh, Menhan Sjafrie Kunjungi Yonif TP 828 Kalimantan Selatan

Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin
Kedatangan Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, disambut prajurit Yonif TP 828/BWM Kalimantan Selatan. (Foto: Dok. Tim Media Menhan SS)

Jakarta, IDM – Pengabdian kepada rakyat, harus dijalankan oleh setiap prajurit Tentara Nasional Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, saat meninjau Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan 828/Banua Warani Matone (Yonif TP 828/BWM) di Kalimantan Selatan, Rabu (26/11).

Baca Juga: Kadispenad: Ratusan Prajurit TNI AD Telah Dikerahkan Bantu Penanganan Bencana di Sumatera

“Rakyat yang memberikan makan kepada prajurit, harus dibalas dengan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Menhan Sjafrie.

Dilansir dari laman Kementerian Pertahanan, tujuan kehadiran Menhan Sjafrie ke Yonif TP 828 adalah untuk melihat langsung peran strategis TNI dalam mendukung pembangunan dan ketahanan nasional tingkat daerah.

Menhan Sjafrie turut memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi satuan ini. Yonif TP 828 bukan hanya berperan dalam penguatan pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga aktif dalam pembangunan teritorial.

Batalyon yang bersemboyan 'Banua Warani Mattone' ini dikenal fokus pada empat pilar utama, yaitu ketahanan pangan, seperti program budidaya taman padi mekongga, pemeliharaan lingkungan, pembinaan fisik dan kesehatan prajurit serta penguatan keamanan masyarakat.

Baca Juga: Unhan RI Bahas Pembentukan Prodi Kedokteran Gigi, Siapkan Dokter Gigi Militer untuk Wilayah 3T

Sebelumnya, pada Minggu 16 November lalu, Menhan Sjafrie juga mengunjungi Yon TP 857/Gana Gajahsora (GG) di Kabupaten Pidie, Aceh, untuk memastikan kesiapan dan memperkuat kemampuan satuan teritorial dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara.

Dalam kunjungan tersebut, Menhan Sjafrie meninjau fasilitas pendukung, termasuk barak prajurit, dapur umum hingga sarana prasarana. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.