Usai Tempuh 211 Kilometer, Yonif 413 Kostrad Sabet Juara I Tonting YWPJ Kodam IV/Diponegoro

Jakarta, IDM – Batalion Infanteri 413/Bremoro Kostrad menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara I Lomba Gerak Jalan Peleton Beranting (Tonting) Yudha Wastu Pramuka Jaya (YWPJ).
Ajang ini digelar dalam rangka Upacara Puncak Hari Juang Infanteri ke-77 Tahun Anggaran 2025 oleh Kodam IV/Diponegoro.
Baca Juga: TNI Kirimkan Bantuan Gunakan Boks Khusus Berbalut Baling-baling
Tradisi Tonting YWPJ merupakan bagian dari Korps Infanteri TNI AD yang bertujuan menumbuhkan dan memperkokoh nilai kejuangan, patriotisme, jiwa korsa, soliditas prajurit, serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Menurut keterangan Penerangan Kostrad, Selasa (23/12), kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, dan masyarakat di wilayah Jawa Tengah serta DIY. Yonif 413/Bremoro Kostrad sebagai Peleton Inti Infanteri tampil prima bersama satuan lain di jajaran Kodam IV.
Mereka menempuh rute sepanjang lebih dari 211 kilometer, dari Wonogiri hingga Magelang, pada 16–19 Desember 2025.
Baca Juga: KT-1B Woong Bee LL-0116 Kembali Mengudara Usai Jalani Pemeliharaan Terjadwal di Sathar 11 Depohar 10
Penilaian lomba mencakup ketepatan tata upacara, kerapian perlengkapan, etika dan aba-aba danton, cara membawa senjata, kekompakan, ketahanan fisik dan mental, serta semangat juang prajurit selama long march.
Pengumuman pemenang dan penyerahan trofi dilaksanakan dalam Upacara Puncak Hari Juang Infanteri ke-77 di Lapangan dr. Koesen, Rindam IV/Diponegoro, Magelang. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































