Unjuk Produk Indhan Nasional, Prabowo Berikan Senapan Serbu Buatan PT Pindad untuk Menhan Qatar

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto memberikan cendera mata berupa senapan serbu SS2-V5 AI kepada Wakil Perdana Menteri yang sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar Dr. Khalid bin Muhammad Al-Attiyah usai keduanya menggelar pertemuan bilateral di Kantor Kemhan, Jakarta, Minggu (4/6).
Prabowo mengungkapkan, senapan serbu tersebut merupakan buatan industri pertahanan (Indhan) nasional, PT Pindad. “Ini buatan Pindad,” ujarnya.
Baca Juga: 36 Negara Hadiri MNEK 2023 di Makassar
Usai menerima cendera mata, Khalid tampak mengamati sejenak senapan serbu tersebut dan kemudian menyalami Prabowo sebagai ucapan terima kasih.
Melansir laman PT Pindad dijelaskan, SS2-V5 A1 merupakan produk pengembangan senjata serbu SS2 V4 Kaliber 5,56 x 45 mm NATO yang dirancang untuk pertempuran modern maupun pertempuran jarak dekat. Senapan serbu ini juga diklaim dapat mempermudah mobilisasi prajurit dalam berbagai operasi, terutama medan tempur dalam kota lantaran bobotnya yang lebih ringan jika dibandingkan dengan varian SS2-V4.
Jenis senapan serbu yang sama juga dipesan oleh Kemhan RI untuk digunakan dalam pelatihan Komponen Cadangan (Komcad). Dikutip dari Kompas, PT Pindad telah merampungkan pembuatan 25.000 pucuk senjata jenis SS-2V5 A1 untuk Kemhan RI.
Baca Juga: MNEK 2023: 15 Kapal Perang Asing Sandar di Makassar
Momen pemberian cendera mata berupa produk industri pertahanan nasional seperti ini bukanlah yang pertama. Pada Februari 2022 lalu, Prabowo juga diketahui memberikan cendera mata berupa pistol jenis G2 Elite buatan PT Pindad kepada Menteri Angkatan Bersenjata Prancis periode 2017-2022, Florence Parly.
Penggunaan produk industri pertahanan nasional sebagai cendera mata sekaligus menjadi simbol atas upaya Indonesia untuk terus melakukan modernisasi alutsistanya. Tidak hanya itu, hal ini sekaligus menjadi wujud nyata atas komitmen Prabowo untuk memperkuat industri pertahanan nasional dan memperkenalkan produk indhan kepada dunia internasional. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































