HANKAM

Undang Narsum dari Tiga Matra, Kemhan RI Rumuskan Strategi Pertahanan Defensif Aktif

Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan
Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI mengundangan narasumber tiga matra TNI membahas konsep pertahanan defensif aktif. (Foto: Dok. Biro Infohan Kemhan RI)

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan RI melalui Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan tengah menyusun konsep pertahanan defensif aktif. Direktur Jenderal Strahan Kemhan RI Mayjen TNI Agus Widodo telah memimpin forum konsultasi ahli konsep strategi pertahanan defensif aktif di Kemhan RI, Jakarta, Rabu (10/12).

Forum tersebut menghadirkan empat narasumber utama dari tiga matra, antara lain Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI AD (Danseskoad) Mayjen TNI Agustinus Purboyo, Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI AU (Danseskoau) Marsda TNI Jorry S. Koloay, Kepala Pusat Pengkajian Strategis Penelitian dan Pengembangan (Kapusjianstralitbang) TNI Marsda TNI Budhi Achmadi, dan serta Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Laksma TNI Salim yang mewakili Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI AL (Danseskoal).

Baca Juga: TNI AD Pasang Jembatan Bailey di Sumatra, Ada yang Beratnya 24 Ton

“Setiap narasumber memaparkan pandangan strategis mengenai penerapan konsep pertahanan defensif aktif sesuai matra masing-masing maupun dalam konteks terintegrasi,” tulis siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI, Kamis (11/12).

Berbagai masukan tersebut menjadi bahan penting bagi Ditjen Strahan Mayjen Agus dalam penyusunan naskah strategi pertahanan defensif aktif.

Baca Juga: Prabowo Apresiasi TNI AD Bangun 400 Sumber Air Bersih di Wilayah Papua

Forum kemudian dilanjutkan dengan diskusi terbuka yang menghasilkan sejumlah rekomendasi teknis maupun strategis untuk pendalaman lebih lanjut.

Acara ditutup dengan penyampaian rangkuman oleh moderator, pembulatan oleh Dirjen Strahan, dan penyerahan cenderamata kepada para narasumber. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.