HANKAM

Ulas Perang Laut Modern, Perwira TNI AL Ini Sabet Penghargaan Tertinggi di Rusia

Wahyudi Kristanto
Mayor Laut (P) Wahyudi Kristanto sukses menuntaskan pendidikan dari Military Educational and Scientific Center of the Navy “N.G. Kuznetsov” Russian Naval Academy, Sabtu (27/6). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Perwira jajaran TNI AL kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional lewat capaian akademisnya yang luar biasa di Eropa. Mayor Laut (P) Wahyudi Kristanto sukses menuntaskan pendidikan setingkat sekolah staf dan komando (sesko) dengan meraih predikat medali emas di Rusia.

Wahyudi membawa pulang penghargaan tertinggi dari Military Educational and Scientific Center of the Navy “N.G. Kuznetsov” Russian Naval Academy, Sabtu (27/6). Penghargaan prestisius ini khusus diberikan bagi peserta didik yang mampu menyelesaikan seluruh jenjang kurikulum dengan nilai akademik sempurna.

Perjuangan perwira korps pelaut ini tergolong tidak main-main. Ia harus menjalani masa pendidikan berat selama tiga tahun di Rusia. Hebatnya lagi, Wahyudi melahap seluruh proses pembelajaran, diskusi kelompok, hingga ujian yang kompleks dengan menggunakan bahasa Rusia secara aktif dari awal hingga lulus.

Baca Juga: Kolonel Marinir Ini Bedah Taktik Kontra-Terorisme ASEAN di Forum Pertahanan Beijing

Sembari merampungkan pendidikan setingkat sesko, Wahyudi juga mengambil program Magistrura atau jenjang pendidikan magister (S2). Ia melakukan riset mendalam mengenai taktik pertempuran masa depan, yang kemudian ia tuangkan ke dalam tesis mengenai Manajemen Peperangan Laut Modern. Atas keberhasilan mempertahankan riset tersebut, ia kini berhak menyandang gelar Master of Management.

Torehan gemilang Wahyudi sekaligus memperpanjang dominasi para perwira matra laut Indonesia di luar negeri. Tercatat, ini merupakan kali keempat berturut-turut perwira TNI AL yang dikirim studi ke Rusia sukses merebut predikat medali emas.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Tunggul mengatakan, capaian ini sebagai bukti nyata dari keberhasilan investasi jangka panjang institusi dalam menyaring sumber daya manusia unggulan.

"Prestasi yang diraih Mayor Laut (P) Wahyudi Kristanto sekaligus melanjutkan tradisi membanggakan TNI AL di dunia internasional. Konsistensi selama empat kali berturut-turut ini menunjukkan kualitas sumber daya manusia TNI AL yang mampu bersaing dan memperoleh pengakuan di tingkat internasional," ujar Tunggul, dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (29/6).

Tunggul menambahkan, penguasaan terhadap dinamika pertempuran masa depan merupakan modal krusial bagi organisasi. TNI AL memang konsisten memacu kualitas personel melalui pengembangan profesionalisme dari hulu ke hilir.

Baca Juga: Evaluasi Latihan Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih: Materi Militer Dikurangi, tak Ada Pelajaran Menembak

"Ini merupakan hasil dari komitmen TNI AL dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pengembangan profesionalisme. Penguasaan ilmu pengetahuan, strategi peperangan modern, serta wawasan maritim global menjadi bekal penting dalam menghadapi dinamika tantangan pertahanan laut yang semakin kompleks," urai Tunggul.

Menurut Tunggul, moncernya prestasi perwira TNI AL di Rusia ini mengimplementasikan langsung instruksi dari Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali untuk terus berkomitmen agar prajurit Indonesia mampu bersaing dan disegani di dunia internasional.

"KSAL senantiasa menekankan kepada seluruh prajurit TNI AL untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan semangat belajar. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen mewujudkan TNI AL yang modern, berdaya saing global, dan mampu menjawab tantangan tugas di masa depan," pungkas Tunggul. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.