Uji Kemampuan Tempur, KRI Tombak Tembakan Meriam 20-30 mm

Jakarta, IDM – KRI Tombak-629 menggelar latihan penembakan meriam dan senjata ringan untuk memastikan kesiapan alutsista dari unsur Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada II. Latihan ini dilaksanakan di Laut Jawa, pada awal April.
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada II Letkol Laut (P) Antonius Februar Prima Hadi, menjelaskan latihan penembakan menggunakan sasaran “killer tomato”.
Baca Juga: Dilantik Pangkoopsud I, Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba Resmi Jabat Danlanud SMH
Para prajurit KRI Tombak menembakkan senjata meriam kaliber 20 dan 30 mm untuk menenggelamkan target killer tomato secara tepat dan cepat.

"Latihan ini tidak hanya fokus pada akurasi tembakan, tetapi juga kecepatan serta koordinasi antar unsur di kapal," jelas Antonius, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Rabu (16/4).
Baca Juga: TNI AD Pastikan Sangat Menghormati Kebebasan Berpendapat Mahasiswa
Selain meriam kaliber berat, KRI Tombak juga berlatih penembakan senjata ringan untuk meningkatkan keterampilan menembak individual prajurit, sebagai upaya menjaga kesiapan tempur secara menyeluruh.
"Seluruh rangkaian latihan berlangsung aman, lancar, dan tanpa kendala berarti. Keberhasilan ini menjadi cerminan profesionalisme prajurit Jalasena, khususnya kru KRI Tombak dalam menjaga dan meningkatkan kemampuan operasionalnya," ujarnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































