TEKNOLOGI

UAV Scan Eeagle Skuadron 700 Wing Udara 2 Latihan Terbang Malam

UAV Scan Eeagle Skuadron 700 Wing Udara 2 Latihan Terbang Malam
Persiapan para pengawak UAV Scan Eagle latihan terbang malam. (Dispenal)

Jakarta, IDM - Untuk meningkatkan profesionalisme serta pemantapan keterampilan dan kemampuan para pengawak pesawat UAV Scan Eagle, Komandan Wing Udara 2  Letkol Laut (P) Sahid Hamdani, menggelar latihan terbang pada malam hari, Rabu (20/7).

Dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (21/7), latihan terbang malam ini mendatangkan Instruktur dari Amerika Serikat, dan dipimpin langsung oleh Komandan Skuadron Udara 700 Wing Udara 2 Letkol Laut (P/W) Eni Ambarsari beserta prajurit yang berlatih terbang menggunakan Unmanned Aircraft Vehicel (UAV) Scan Eagle Landbase.

Scan Eagle adalah pesawat UAV baru Puspenerbal yang tergolong modern dan canggih di kelasnya. Memiliki kemampuan terbang hingga empat jam dan dapat diterbangkan darimana saja serta tidak rumit dalam pengaturan awal sebelum terbang.

Selain itu, pesawat UAV memiliki beberapa sensor yang mutakhir di dalam kamera yang tertanam di pesawat. Rencananya, UAV akan ditempatkan di KRI sebagai perpanjangan mata dari KRI untuk melaksanakan pengintaian di sekitar kapal. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.