HANKAM

Turunkan Bendera Bulan Bintang di Aceh, Dua Prajurit TNI Diganjar Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Serda Irfan Farhan dan Prada Donni Pinto Harahap, dianugerahi
Serda Irfan Farhan dan Prada Donni Pinto Harahap, dianugerahi kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) setelah menurunkan bendera Bulan Bintang di Aceh. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Dua prajurit TNI, Sersan Dua (Serda) Irfan Farhan dan Prajurit Dua (Prada) Donni Pinto Harahap, dianugerahi kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) setelah menurunkan bendera Bulan Bintang di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8).

Pemberikan KLPB terhadap Serda Irfan Farhan dan Prada Donni Pinto Harahap dipimpin langsung Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Aula Gatot Soebroto, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (20/8). Serda Irfan dan Prada Donni diganjar KPLB untuk kategori operasi militer selain perang (OMSP).

Baca Juga: Kemhan: KRI Ki Hajar Dewantara-364 tak Lagi Ekonomis Diperbaiki, akan Dijual secara Lelang

Irfan merupakan anggota Batalion Infanteri (Yonif) 112/DJ Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda, sedangkan Donni anggota Batalion Artileri Medan (Yonarmed) 17/RC Kodam Iskandar Muda.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas melalui keterangan tertulisnya menyampaikan, kenaikan pangkat luar biasa OMSP tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas prestasi, dedikasi serta jiwa patriotisme kedua prajurit yang dengan penuh keberanian menurunkan bendera Bulan Bintang dan mengibarkan bendera Merah Putih di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

“Tindakan tersebut menjadi wujud keberanian prajurit dalam menjaga kehormatan simbol negara serta menunjukkan keteguhan sikap dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan,” kata Nas.

Baca Juga: Bawa Alat Berat dan 3 Ton Logistik, 217 Marinir Dikerahkan ke Flores

Atas dedikasi dan keberanian tersebut, pangkat Irfan menjadi Sersan Satu (Sertu) dan pangkat Donni menjadi Prajurit Satu (Pratu).

“Apresiasi luar biasa dari negara, dari pimpinan TNI kepada prajurit tersebut, yang pada prinsipnya ini merupakan suatu program reward yang diberikan oleh pimpinan kepada prajurit yang berprestasi baik,” ujar Kapuspen TNI.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.