HANKAM

Tupdik Seskoau A-59, KSAU: Terus Tingkatkan Kualitas Diri dan Pengetahuan

Tupdik Seskoau A-59
(Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menghadiri upacara penutupan pendidikan (Tupdik) Seskoau Angkatan ke-59 di Graha Widya Dirgantara, Seskoau, Lembang, Bandung, Kamis (10/11).

Dalam sambutannya, KSAU berpesan agar para perwira yang sudah lulus dari Seskoau senantiasa meningkatkan kualitas diri dan jangan pernah merasa cukup dengan pengetahuan yang dimiliki.

“Teruslah belajar, tunjukkan kemampuan wawasan kalian, dan jangan ragu mengimplementasikan ilmu yang bermanfaat dari Seskoau ini di lingkungan kedinasan,” ungkapnya.

Tupdik Seskoau A-59
(Dok. Dispenau)

Menjadi alumni Pendidikan Magister Terapan disebut KSAU merupakan sebuah kebanggaan. Fadjar kemudian berharap, para perwira terus memberikan kontribusi yang signifikan, baik untuk karier kedinasan maupun untuk satuan TNI AU dengan gelar yang sudah diraih.

Para lulusan telah berhasil mendalami berbagai materi pendidikan, mulai dari pendalaman doktrin hingga analisis penerapan strategi operasi udara. Oleh karena itu, dari segi kualitas keilmuan dan wawasan, mereka memiliki pemahaman yang dalam dan komprehensif.

"Para Perwira harus bersyukur dan merasa bangga, karena kalian telah menjadi bagian dari komunitas ahli strategi operasi udara serta turut menjadi tolak ukur dari kesuksesan program studi S-2 ini," ujar Fadjar.

Mengutip keterangan Dispenau, sebanyak 148 perwira menengah (Pamen) berhasil lulus dari pendidikan Seskoau Angkatan ke-59.

Baca: Amankan KTT G20, Jet Tempur F-16 TNI AU Fly Pass di Langit Bali

Ratusan Pamen itu terdiri dari dari 133 Pamen TNI AU, termasuk 7 Wanita Angkatan Udara (Wara), 2 Pamen TNI AD, 2 Pamen TNI AL, 4 Pamen Polri termasuk 1 Polisi Wanita (Polwan), serta 7 Pamen mancanegara dari sejumlah negara sahabat, masing-masing dari Amerika Serikat, Australia, India, Pakistan, Singapura, Malaysia, dan Filipina.

Di antara 148 Pamen Seskoau A-59, Mayor Pnb Ali Purwoko berhasil mendapat predikat Widyatama atau lulusan terbaik dan predikat Sastratama atau tesis terbaik diraih oleh Mayor Kes Andre. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.