HANKAM

Tuntas Evakuasi KMP Virgo, KSAL Anugerahi Penghargaan untuk Prajurit TNI AL

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali menyerahkan penghargaan kepada penyelam TNI AL yang sukses menuntaskan misi penyelamatan ekstrem dalam evakuasi KMP Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Surabaya, Sabtu (17/10). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - Operasi penyelamatan korban KMP Virgo Transport 8 di Laut Jawa tuntas berkat kerja keras tim gabungan yang bertaruh nyawa di medan ekstrem. Atas keberhasilan misi kemanusiaan tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menganugerahi penghargaan khusus kepada para prajurit yang terlibat.

Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung di Markas Komando Pendidikan Operasi Laut (Kodikopsla), Ujung, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (17/10).

Keberhasilan misi ini merupakan hasil sinergi berbagai unsur matra laut yang berjibaku di lapangan. Tim penyelam TNI AL harus bertaruh nyawa menembus arus bawah air yang sangat deras di lokasi tenggelamnya kapal, lalu nekat memecahkan kaca jendela lambung kapal agar bisa merangsek masuk ke kabin untuk mengevakuasi korban yang terjebak.

Baca Juga: Keris Woomera 2026: TNI AD-ADF Latihan EOD, Survival, dan Evakuasi Raung

Selain aksi heroik tim penyelam di dasar laut, suksesnya operasi pencarian dan pertolongan (SAR) ini juga didukung penuh oleh pergerakan unsur laut dan udara.

Penghargaan tersebut diberikan kepada perwakilan satuan operasi dan tim penyelam garis depan. Jajaran penerima meliputi Komandan KRI Raden Eddy Martadinata-331 Kolonel Laut (P) Agung Maulana sebagai perwakilan Komando Armada II, Komandan KRI Canopus-936 Kolonel Laut (P) Indragiri Yani Wardhono mewakili Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal), serta pilot pesawat intai maritim CN 235-220 Letkol Laut (P) Candra Tri Wiranegara dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal).

Penghargaan serupa juga disematkan kepada tiga personel tim penyelam lapangan yang turun langsung ke dasar laut, yakni Lettu Laut (S) Rajab Suwarno, Sertu SAA Nugroho Prasetiyono, dan KLK TLG Febriansyah.

Baca Juga: Resmi Jabat Pangkostrad, Letjen TNI Iwan Setiawan Beri Arahan kepada Seluruh Prajurit Kostrad

Pada kesempatan tersebut, Ali mengapresiasi tinggi keberanian, ketangguhan, dan kemahiran teknis seluruh prajuritnya dalam menaklukkan medan operasi yang berisiko tinggi.

"Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata kemampuan, ketangguhan, dan dedikasi prajurit TNI AL dalam menghadapi risiko operasi penyelamatan bawah air," ujar Ali.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.