Tujuh Kelas Kapal Fregat dengan Teknologi SEWACO

Kapal perang menjadi salah satu alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang penting bagi kekuatan Angkatan Laut suatu negara karena dapat dijadikan sebagai alat diplomasi maupun penggetar lawan (detterence effect). Kapal perang jenis fregat dan destroyer merupakan kapal perang yang paling umum dimiliki oleh armada Angkatan Laut.
Keduanya memang dirancang dengan kemampuan manuver yang cepat dan dapat digunakan untuk mengawal serta melindungi kapal utama (High Value Unit) dari ancaman udara, permukaan, dan bawah air. Namun, seperti dilansir dari Global Fire Power Index 2019, fregat menjadi kapal perang yang lebih umum dimiliki hampir di 55 negara di dunia, sementara hingga saat ini hanya terdapat 13 negara yang dilaporkan memiliki jenis kapal perang destroyer.
Kapal jenis fregat merupakan kapal perang kelas perusak dan kawal berpeluru kendali yang memiliki rudal, meriam, senapan mesin, serta torpedo. Saat ini terdapat sejumlah jenis fregat yang dilengkapi dengan sistem persenjataan dan pertahanan yang modern, yang dibutuhkan dalam menjalankan fungsinya sebagai kapal pengawal dan pelindung. Kapal perang jenis fregat merupakan kapal kombatan yang memiliki panjang, bobot, dan fungsi di atas kapal perang jenis korvet.
Dengan kemampuannya yang lengkap serta biaya operasi yang relatif ekonomis menjadikan fregat sebagai salah satu alutsista yang cukup diminati dan diandalkan oleh sejumlah negara. Kecanggihan persenjataan suatu kapal perang salah satunya dapat ditentukan dari Sensor, Weapon and Command (SEWACO) yang dimilikinya.
Dengan beragam kelebihan yang dimilikinya dan didukung dengan teknologi SEWACO yang canggih, fregat digadang-gadang menjadi alutsista yang akan mendominasi strategi perang laut yang baru.
**
Baca artikel lengkapnya di Indonesia Defense Magazine edisi ke-4 yang mengulas tentang tujuh fregat dengan kemampuan SEWACO mumpuni, antara lain: Iver Huitfeldt Class, De Zeven Provicien Class, Alvaro de Bazan Class, Sachen Class, FREMM Class, Admiral Gorkshov Class, dan Type 054A (Jinkai II) Class.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































