Truk TNI AD Tabrak Pemotor di Kalideres, Ini Penjelasan Pusziad

Jakarta, IDM – Truk TNI AD dari Resimen Zeni Konstruksi (Menzikon) yang mengalami kecelakaan tabrak pemotor di Kalideres, Jakarta Barat sedang menjalani tugas mulia.
Dilansir dari keterangan Penpusziad, Selasa (7/4), saat itu truk kendaraan dinas TNI AD dari Menzikon sedang dalam perjalanan untuk tugas mulia. Mereka sedang membantu mengantar anak-anak SD 05 Kalideres untuk kegiatan pramuka ke Cisarua atas permintaan sekolah.
"Berdasarkan info awal di lapangan, kejadian ini murni musibah kecelakaan saat ada motor yang mencoba menyalip dari sebelah kiri. Ditegaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan sama sekali dalam peristiwa tersebut," tulis keterangan Penpusziad.
Baca Juga: Satgas Perbatasan Sektor Barat dan Timur Laksanakan Kegiatan Teritorial
Atas kejadian ini, Keluarga Besar Pusat Zeni TNI Angkatan Darat (Pusziad) menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang terjadi di Kalideres.
"Semoga para korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini. Kami turut merasakan duka yang mendalam, semoga peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa berhati-hati dan menjaga keselamatan dalam setiap perjalanan," tulis Penpusziad.
Proses Hukum dan Tindakan Lanjut
Pusziad memastikan atas kejadian ini, proses penyelidikan tetap terus berjalan agar semuanya semakin jelas. Supir kendaraan dinas tersebut bersikap kooperatif dengan langsung melapor ke satuan.
Baca Juga: Puspenerbal Uji Efektivitas Helikopter Bell 505 dalam Misi Pengintaian Taktis
"Saat ini, supir sedang diperiksa secara intensif di Denpom Tangerang. Pihak TNI bersama Kepolisian berkomitmen untuk menangani kasus ini secara transparan, objektif, dan sesuai hukum yang berlaku," tulis Penpusziad.
Dipastikan sebagai bentuk tanggung jawab moral, pihak TNI telah bergerak cepat membantu biaya pengobatan korban luka. Pihak TNI juga telah datang bertakziah ke rumah almarhumah untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung sekaligus memberikan santunan.
"Prinsip yang diutamakan adalah "Humanity First". Informasi dari TNI menyatakan mereka akan tetap profesional. Jika memang ditemukan kelalaian, maka akan diproses tegas tanpa pandang bulu," tutup Penpusziad.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































