HANKAM

Tradisi Tarik Meriam 76 Mm di Yonarmed 13/Nanggala

Yonarmed
Yonarmed 13/Nanggala menggelar tradisi tarik meriam 76 mm dan naik Gunung Masigit. (Foto: Instagram @menarmed1kostrad)

Jakarta, IDM - Baru-baru ini Yonarmed 13/Nanggala menggelar tradisi tarik meriam 76 mm dan naik Gunung Masigit. Tradisi ini digelar sebagai sebuah tradisi saat menerima prajurit baru.

Danyonarmed 13/Nanggala Letkol Arm Dwi Sutaryo dalam keterangan resminya diterima Jumat, (9/6) mengatakan tradisi ini dilakukan bertujuan guna membentuk militansi, daya juang dan semangat prajurit serta memumbuhkan kebanggaan prajurit terhadap alutsista dan satuan.

Baca Juga: PMPP Gelar Pelatihan Engineering Bagi Para Peacekeepers

"Termasuk tradisi naik Gunung Masigit untuk memberikan semangat serta dukungan kepada prajurit yang melaksanakan tradisi," katanya.

Yonarmed
(Foto: Instagram @menarmed1kostrad)

Batalyon Artileri Medan 13/Nanggala merupakan satuan Batalyon Artileri yang berada di bawah Resimen Armed 1/Stira Yudha di bawah Komando Divisi Infanteri 1 Kostrad. Salah satu Alutsista yang dimiliki Yon Armed 13/Kostrad yaitu Meriam Kaliber 76mm/Tarik yang merupakan alusista tertua buatan Yugoslavia tahun 1948 dan jenis m-48 buatan Yugoslavia kaliber 76 mm.

Baca Juga: Resmi Ditutup, Lima Negara Teken Dokumen Hasil ACF 2023

Yon Armed 13/Kostrad memiliki tugas pokok memberikan bantuan tembakan secara kontinu dan tepat pada waktunya kepada satuan yang dibantu dengan cara menghancurkan atau menetralisir (melumpuhkan) sasaran-sasaran yang mengganggu tercapainya tugas satuan yang dibantu tersebut. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.