HANKAM

Tradisi Masuk Batalyon Prajurit Kujang, Pantang Mundur Walaupun Badan Penuh Lumpur

Tradisi Masuk Batalyon Prajurit Kujang, Pantang Mundur Walaupun Badan Penuh Lumpur
Para prajurit Yonif PR 330/TD atau dikenal dengan istilah prajurit Kujang menggelar tradisi penerimaan anggota baru. Tradisi ini digelar tiga hari dari tanggal 5-7 Februari 2023. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM - Prajurit Yonif PR 330/TD atau dikenal dengan istilah prajurit Kujang menggelar tradisi penerimaan anggota baru. Tradisi ini digelar tiga hari dari tanggal 5-7 Februari 2023.

Menurut Danyonif PR 330/TD, Mayor Inf Dedy Pungky Irawanto dilansir keterangan Penkostrad, Sabtu, (11/2) tradisi ini merupakan warisan turun temurun dari para pendahulu yang wajib dilaksanakan oleh setiap prajurit.

"Tujuan dan sasaran utama tradisi adalah untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap satuan, memupuk jiwa korsa dan membentuk mental juang prajurit yang handal di medan penugasan," kata Dedy.

prajurit Kujang
(Foto: Dok. Penkostrad)

Materi tradisi meliputi aplikasi kompas Bintang, Patroli, Pertahanan BOD dan Hanmars yang bertujuan untuk mengasah kemampuan prajurit dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas operasi

Tingkat kesulitan medan latihan yang bervariatif, menuntut para peserta tradisi untuk mengeluarkan kemampuannya secara optimal, baik kekuatan fisik, mental dan pikiran agar dapat sampai ke puncak Gunung Mandalawangi dan dikukuhkan secara resmi sebagai prajurit Tri Dharma yang sejati

Baca: Rapim TNI AU 2023, KSAU Beri Arahan untuk Dansat hingga Penghargaan Bagi Prajurit TNI AU Berprestasi

"Prajurit kujang pergi tidak mencari kemenangan akan tetapi prajurit kujang selalu datang membawa kemenangan. Tradisi ini dilaksanakan untuk menumbuhkan kebanggaan seorang prajurit terhadap satuannya sehingga diharapkan kelak, semua prajurit Yonif PR 330/TD senantiasa dapat memberikan pengabdian kepada masyarakat, TNI, bangsa dan negara," kata Dedy. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.