Tongkat Komando Berganti, Yonif 432 Miliki Danyon Baru

Jakarta, IDM – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Waspada saat Batalyon Infanteri 432 Kostrad menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon.
Dalam momen penuh makna ini, tongkat estafet kepemimpinan resmi berpindah dari Letkol Inf Zulfikar Akbar Helmi kepada Mayor Inf Bambang Gatot Wibowo.
Baca Juga: 23 Perwira Tinggi TNI AD Naik Pangkat, Ini Daftar Lengkapnya
Upacara dipimpin langsung oleh W.s Danbrigif 3 Kostrad, Kolonel Inf Ari Widyo Prasetyo dan dihadiri jajaran pejabat Divif 3 Kostrad, Forkopimda setempat, serta keluarga besar Yonif 432 Kostrad.
Sertijab ini menjadi bagian dari dinamika pembinaan organisasi dan karier personel yang terus berkembang sesuai kebutuhan satuan.
Letkol Zulfikar, yang akan mengemban amanah baru sebagai Dandim 1205/Sintang, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh prajurit atas loyalitas dan kerja sama selama masa jabatannya.
Baca Juga: Kerahkan F-16 dan F-35, TNI AU-RAAF Uji Kemampuan Tempur di Latma Elang Ausindo 2025
Ia berpesan agar semangat juang, kekompakan, dan disiplin yang telah terbangun tetap dijaga dan ditingkatkan demi nama baik satuan.
Sementara itu, Mayor Bambang menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah berjalan serta membawa Yonif 432 Kostrad menjadi satuan yang semakin solid, profesional, dan adaptif terhadap tantangan ke depan. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































