Tonggak Baru Kemandirian Pemeliharaan Alutsista, Sathar 15 Rampungkan Check C1 C-130J Super Hercules

Jakarta, IDM – Para teknisi TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang bertugas di Satuan Pemeliharaan (Sathar) 15 Depo Pemeliharaan (Depohar) 10 menorehkan capaian penting dalam penguatan kemandirian pemeliharaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AU.
Capaian tersebut ditandai dengan keberhasilan Sathar 15 dalam melaksanakan pemeliharaan berkala perdana Check C1 pada pesawat C-130J-30 Super Hercules dengan nomor registrasi A-1339 secara mandiri di Bandung, Kamis (21/5).
Baca Juga: Wakil KSAD: Pelanggaran Prajurit Cermin Kualitas Kepemimpinan Komandan Satuan
Selain itu, keberhasilan Check C1 tidak terlepas dari meningkatnya kompetisi para teknisi Sathar 15 yang diperoleh melalui berbagai program, di antaranya program familiarisasi dan on the job training (OJT). Di sisi lain, mereka juga memperoleh pendampingan teknis dari Depohar 20, Depohar 70, Skadron Udara 31, dan Skadron Teknik (Skatek) 021, yang sebelumnya memiliki pengalaman dalam pemeliharaan pesawat Super Hercules.
“Capaian ini semakin mempertegas peningkatan kapabilitas Sathar 15 setelah memperoleh Sertifikat Kemampuan pemeliharaan pesawat C-130 J-30 Super Hercules dari Puslaiklambangjau pada Maret 2026,” ungkap Komandan Sathar 15 Letkol Tek Chrisnha Cakti Samiaji.
Keberhasilan tersebut juga mendapat apresiasi dari jajaran pimpinan TNI Angkatan Udara. Komandan Koharmatau (Dankoharmatau) Marsma TNI Rudolf P. Buulolo menyampaikan apresiasi atas profesionalisme dan dedikasi para teknisi Sathar 15 dalam menyelesaikan pemeliharaan pesawat Super Hercules.

“Kemampuan tersebut merupakan investasi strategis bagi TNI AU dalam mewujudkan kemandirian pemeliharaan alpalhankam modern sekaligus meningkatkan kesiapan operasional satuan udara,” tegas Dankoharmatau
Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya, Jumat (22/5) menjelaskan, para teknisi harus mengerjakan 305 kartu kerja yang terdapat di dalam Check C-1. Ratusan kartu kerja tersebut mencakup berbagai tahapan pemeliharaan, mulai dari preparation, operational check, inspection, lubrication, close out, ground run, hingga functional check flight.
Baca Juga: Sertijab Pimpinan Balakpus, Kapuspen TNI Kini Dijabat Brigjen Muhammad Nas
Pesawat akhirnya dinyatakan siap melakukan home flight usai seluruh rangkaian pemeliharaan dilakukan sesuai prosedur, serta berjalan dengan aman dan lancar.
C-130J-30 merupakan pesawat angkut strategis yang masuk ke barisan alutsista TNI AU sejak 2023. TNI Angkatan Udara memiliki lima unit pesawat yang dioperasikan oleh Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































