TNI Tempatkan “Safety Officer” di Setiap Helikopter Chinook Jepang yang Bantu Padamkan Karhutla

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan RI menyatakan, TNI akan menempatkan safety officer di setiap helikopter CH-47 Chinook Jepang yang membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
“Pengawasan operasional helikopter berada pada TNI, termasuk aspek security dan flight clearance, dengan penempatan safety officer TNI pada setiap helikopter,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait dalam keterangan pers, Jumat (11/9).
Baca Juga: Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Mabes TNI Siagakan Prajurit Lanal Kotabaru Atasi Karhutla
Sementara itu, misi penerbangan helikopter Chinook juga dikoordinasikan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dalam pelaksanaannya, operasional helikopter Chinook akan diintegrasikan dengan keseluruhan operasi penanganan karhutla pemerintah Indonesia.
Rico mengatakan, dukungan Jepang tersebut bersifat memperkuat, bukan untuk menggantikan kemampuan nasional yang telah dikerahkan.
“Kehadiran tiga helikopter CH-47 diharapkan menambah kemampuan pemadaman udara, khususnya untuk menjangkau titik-titik kebakaran yang sulit ditangani melalui operasi darat,” tutur Rico.
Diketahui, tiga helikopter CH-47 Chinook Jepang tiba di Dermaga Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Kamis (10/9), untuk membantu penanganan karhutla, khususnya di wilayah Kalimantan. Tiga Chinook itu dibawa menggunakan kapal pendarat Japan Ground Self-Defense Force, JS Kunisaki (LST-4003).
JS Kunisaki juga membawa 338 personel yang terdiri dari kru kapal, tim pemadaman, dan tim koordinator.
Dukungan tersebut merupakan bagian dari kerja sama Indonesia dan Jepang dalam penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































