TNI Sudah Bangun 100 Titik Sumur Bor dan MCK di Papua Sejak Januari 2025

Jakarta, IDM – TNI melalui Kodam XVII/Cenderawasih memastikan sudah membangun 100 sumur bor dan fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus) di wilayah Papua.
Dilansir dari keterangan Pendam XVII/Cenderawasih, Kamis (17/7), Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito mengatakan, pembangunan tersebut telah dimulai sejak 1 Januari sampai dengan 30 Juni 2025.
Baca Juga: KSAU Terbang dengan Rafale, Pesawat Tempur Masa Depan TNI AU
"Hal ini juga seiring dengan program TNI AD Manunggal Air yang telah dicanangkan oleh KSAD," kata Rudi.
Total pembangunan 100 titik meliputi kota/kabupaten, kampung/distrik di empat provinsi yaitu Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
"Kalau kita cinta Papua dan ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, maka salah satunya adalah bagaimana masyarakat mendapatkan air bersih yang dapat dikonsumsi oleh seluruh masyarakat, khususnya yang belum terjangkau air bersih. Pembangunan 100 titik sumur bor dan MCK merupakan Bakti Kodam XVII/Cenderawasih," jelas Rudi.
Baca Juga: Perkuat Kemitraan Strategis, Menhan Sjafrie Kunjungi Pakistan Usai Hadiri Bastille Day
Ia memastikan program pembangunan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga masyarakat Papua dapat merasakan manfaatnya untuk kebutuhan sehari-hari.
"Berkat kerja sama yang erat dan baik antara Kodam dengan masyarakat, maka pembangunan ini dapat berjalan dengan baik, cepat dan efisien, termasuk dukungan positif para tokoh, pemda dan instansi terkait," kata Rudi. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































