TNI Siapkan Pasukan, Respons Komitmen Prabowo Soal Bantu Palestina

Jakarta, IDM – Komandan PMPP Mayjen TNI Taufik Budi Santoso memastikan pihaknya akan menyiapkan pasukan merespons komitmen presiden Prabowo Subianto untuk mendukung penguatan Pasukan Penjaga Perdamaian PBB khususnya di Palestina.
Prabowo menyampaikan komitmennya ini dalam pertemuannya dengan Sekjen PBB António Guterres, di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (17/11). "Kebutuhan akan pasukan penjaga perdamaian yang diamanatkan secara internasional, kami siap menyediakan pasukan," kata Prabowo saat itu.
Komandan PMPP sendiri memastikan sudah mengambil langkah awal yaitu dengan membuat organisasinya dan selanjutnya menyesuaikan dengan permintaan dari United Nations (UN).
Baca Juga: Danlanud Halim Perdanakusuma Tinjau Simulasi Makan Bergizi Gratis
"Itu pasti. Nggak mungkin kita akan cuek kalau sudah ada perintah/komitmen begitu," kata Taufik.
Untuk diketahui selama ini Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) belum memutuskan untuk mengirimkan pasukan perdamaian ke Palestina. Dilansir dari Tempo, Kementerian Luar Negeri RI menjelaskan pengiriman pasukan perdamaian, termasuk ke Jalur Gaza, hanya dapat dilaksanakan setelah ada mandat PBB melalui resolusi Dewan Keamanan.
Juru Bicara II Kementerian Luar Negeri RI Rolliansyah Soemirat pada Senin, 17 Juni 2024, menjelaskan PBB belum membahas isu penggelaran PKO (misi pemeliharaan perdamaian) di Gaza. Menurut Roy, prioritas saat ini berdasarkan Resolusi 2735 DK PBB adalah mengupayakan terciptanya perdamaian melalui gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hamas Palestina.
“Pengiriman misi PBB, baik terkait jumlah, komposisi, jenis keahlian, pada saatnya nanti, selalu di sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” kata Roy.
Baca Juga: Danlanud Halim Perdanakusuma Tinjau Simulasi Makan Bergizi Gratis
Sementara itu dilansir dari website resmi United Nations (UN) saat ini PBB telah bekerja di kawasan Timur Tengah sepanjang waktu untuk meredakan krisis Israel-Palestina dengan melibatkan aktor-aktor utama dan memberikan bantuan darurat kepada warga sipil di lapangan.
Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) memberikan bantuan dan perlindungan bagi pengungsi Palestina yang terdaftar.
Layanan Badan tersebut meliputi pendidikan, perawatan kesehatan, bantuan dan layanan sosial, infrastruktur dan peningkatan kamp, keuangan mikro dan bantuan darurat, termasuk pada saat konflik bersenjata. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































