TNI Siap Berperan Aktif Tangani Karhutla di Riau

Jakarta, IDM – TNI menyatakan siap berperan aktif menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau. Kebakaran itu meluas sejak pertengahan Juli 2025, terutama di Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei mengatakan, peran TNI dalam menangani karhutla sesuai dengan yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.
“Perbantuan TNI dalam mengatasi Karhutla ini sesuai dengan Undang-Undang TNI khususnya Pasal 7 ayat (2) huruf b angka 9, yaitu membantu tugas pemerintahan di daerah, termasuk dalam mengatasi kebakaran hutan terutama di daerah-daerah rawan,” ujar Kristomei melalui keterangan tertulis, Sabtu (26/7).
Baca Juga: KSAU Cek Kesiapan Pasukan TNI AU Jelang Upacara Tradisi Kehormatan Militer
Kristomei menyatakan, TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap ancaman yang mengganggu keselamatan bangsa.
“Penanganan Karhutla bukan hanya soal memadamkan api, tapi bagian dari menjaga kelangsungan hidup, lingkungan, dan masa depan generasi muda,” ucap Kristomei.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan menekankan bahwa penanganan karhutla bukan hanya soal teknis, tetapi juga berkaitan dengan keamanan nasional, ekonomi, dan kesehatan masyarakat.“Sehingga perlu kerja sama lintas sektoral yang kuat, cepat, dan terintegrasi,” kata Budi Gunawan.
Baca Juga: Dinas Psikologi TNI AU Soroti Isu LGBT dan Kesehatan Mental Prajurit Lewat Webinar Edukatif
TNI melalui Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan mengerahkan jajaran Komandan Resor Militer (Korem) 031/Wira Bima beserta 920 prajurit sebagai Satuan Tugas Darat yang siap bersinergi dengan BNPB, BPBD, Polda Riau, dan unsur terkait lainnya.
Seluruh kekuatan TNI di wilayah Riau turut dikerahkan untuk mendukung strategi pencegahan, penanganan, hingga mitigasi Karhutla. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































