HANKAM

TNI Siap Bantu Enam Lembaga Nasional HAM Telusuri Unjuk Rasa Agustus 2025

Kapuspen TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah.
Kapuspen TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah. (IDM/Nirmala Maulana)

Jakarta, IDM – TNI menyatakan siap membantu enam lembaga nasional hak asasi manusia (HAM) untuk menelusuri fakta-fakta di balik unjuk rasa yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia pada 25-31 Agustus 2025.

“Apabila dalam prosesnya diperlukan data ataupun keterangan dari prajurit TNI, tentu hal tersebut akan diatur melalui mekanisme resmi sesuai prosedur hukum dan tata cara yang berlaku,” ujar Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah melalui keterangannya, Senin (15/9).

Baca Juga: Pangdivif 2 Pimpin Sertijab Komandan Batalyon Arhanud 2 yang Baru

Pada prinsipinya, kata Freddy, TNI terbuka dan siap bekerja sama dalam rangka mendukung penegakan hukum dan perlindungan HAM di Indonesia.

“Namun, sampai saat ini belum ada koordinasi terkait hal tersebut,” kata Kapuspen TNI.

Freddy mengatakan, TNI selalu menghormati dan menghargai upaya lembaga independen, termasuk Komnas HAM, dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya sesuai dengan undang-undang.

“Setiap inisiatif untuk mengungkap fakta yang berorientasi pada kebenaran, transparansi, serta kepentingan bangsa tentu kita akan dukung sepanjang dilaksanakan sesuai koridor hukum,” tutur Freddy.

Baca Juga: TNI AD Lantik 28.083 Prajurit Baru untuk Batalyon Teritorial Pembangunan

Adapun Komnas HAM, Komnas Perempuan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komite Nasional Disabilitas (KND), dan Ombudsman RI membentuk Tim Independen Pencari Fakta Peristiwa Unjuk Rasa dan Kerusuhan Agustus-September 2025.

Pembentukan tim itu sebagai upaya dan komitmen bersama enam LNHAM untuk mengungkap fakta dan laporan komprehensif. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.